Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - XRP di Ambang Kejatuhan? Analisis Mendalam 2026!
    Crypto

    XRP di Ambang Kejatuhan? Analisis Mendalam 2026!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini09-03-2026 - 05.00Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    XRP di Ambang Kejatuhan? Analisis Mendalam 2026!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Editor: BobonSyah

    KabarTifa- Aset kripto XRP masih berjuang keras di tengah tren penurunan yang membayangi sepanjang tahun 2026. Belum ada sinyal pemulihan signifikan, membuat investor bertanya-tanya kapan tekanan pasar akan mereda. Saat ini, XRP diperdagangkan di kisaran US$1,35, terperangkap dalam fase konsolidasi yang ketat.

    XRP di Ambang Kejatuhan? Analisis Mendalam 2026!
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    Pergerakan harganya terbatas dalam koridor antara level dukungan krusial di US$1,34 dan batas resistensi di US$1,47. Situasi ini mengindikasikan dominasi tekanan jual yang kuat di pasar, membatasi potensi kenaikan harga dalam jangka pendek.

    Indikator MVRV Menyoroti Tekanan Pasar

    Salah satu indikator yang menjadi perhatian serius adalah MVRV Extreme Ratio, sebuah metrik yang membandingkan nilai pasar dengan nilai realisasi aset. Seperti yang dilaporkan oleh BeInCrypto, rasio MVRV XRP tercatat di bawah level 1,0 pada sekitar 15% dari total hari perdagangan. Kondisi ini sering diinterpretasikan sebagai tanda bahwa aset tersebut sedang undervalued, namun di sisi lain juga mencerminkan momentum pasar yang lesu.

    Meskipun dalam beberapa skenario sebelumnya kondisi ini dapat memicu rebound jangka pendek, di tengah sentimen pasar yang lemah, rasio MVRV rendah justru berpotensi menjadi prekursor penurunan harga lebih lanjut.

    Sentimen Pasar Masih Rapuh dengan Arus Dana Masuk Bursa

    Selain indikator valuasi, sentimen pasar yang masih rapuh turut memperparah tekanan. Data dari Exchange Net Position Change menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam arus masuk XRP ke bursa-bursa kripto. Fenomena ini umumnya diartikan sebagai sinyal bahwa investor memindahkan aset mereka ke platform perdagangan, mengindikasikan potensi peningkatan aktivitas penjualan.

    Ketika pasokan yang siap jual meningkat sementara minat beli stagnan atau melemah, tekanan jual di pasar secara otomatis akan ikut melonjak, membatasi ruang gerak harga XRP. Kombinasi antara momentum beli yang rendah dan aktivitas penjualan yang meningkat membuat prospek jangka pendek XRP masih terlihat suram.

    Menanggapi kondisi ini, Tim Riset Tokocrypto menyoroti peran whale atau investor institusional besar. "Konsentrasi kepemilikan oleh whale memang bisa berfungsi sebagai bantalan harga. Namun, jika mereka mulai melakukan distribusi atau penjualan besar-besaran, penurunan harga bisa sangat tajam mengingat pasokan efektif yang terpusat," jelas tim tersebut. Mereka merekomendasikan, "Pantau realized profit dan inflow exchange sebagai sinyal peringatan dini untuk mengantisipasi pergerakan pasar selanjutnya."

    Level Harga Krusial XRP yang Wajib Dipantau

    Dari perspektif analisis teknikal, level US$1,34 menjadi titik dukungan vital yang telah diuji berkali-kali. Apabila level krusial ini gagal dipertahankan dan ditembus, XRP berisiko besar untuk melanjutkan penurunannya, dengan target potensial berikutnya di sekitar US$1,21. Skenario ini akan memperpanjang dominasi tren bearish yang telah membayangi sejak awal tahun.

    Sebaliknya, jika tekanan jual mereda dan minat beli kembali menguat, XRP memiliki peluang untuk menembus batas resistensi di US$1,47. Keberhasilan menembus level ini dapat membuka jalan bagi XRP untuk bergerak menuju US$1,58, bahkan berpotensi mengincar area US$1,70.

    Untuk saat ini, arah pergerakan XRP sangat bergantung pada pergeseran sentimen pasar global serta kekuatan permintaan dari para investor. Pasar masih menanti katalis yang mampu membalikkan keadaan.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticledYdX Bikin Kejutan: Batas Order Naik, Perdagangan Kripto Makin Lincah!
    Next Article Pos Berikutnya
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Misteri di Balik Lonjakan Dana ETF Solana Saat Harga Terjun Bebas!

    10-03-2026 - 19.30
    Crypto

    Ethereum di Ambang Ledakan? Trader Bidik Short Squeeze!

    10-03-2026 - 19.15
    Crypto

    XRP Terancam? $50 Miliar Nyangkut, Harga Sulit Bangkit!

    10-03-2026 - 19.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.