DOGE di Ujung Tanduk? $0,12 Penentu Nasib Memecoin!
KabarTifa- Dogecoin (DOGE), aset kripto berbasis meme yang populer, kini tengah berjuang mempertahankan posisinya di level harga $0,12. Penurunan signifikan ini terjadi setelah tekanan jual masif melanda pasar sejak akhir Desember 2025, memicu spekulasi apakah ini adalah titik terendah bagi DOGE atau justru awal dari koreksi yang lebih dalam. Sejak menyentuh level tersebut pada 23 Desember, harga DOGE bergerak relatif stabil di kisaran yang sama, di tengah perlambatan pasar kripto secara keseluruhan.

Data dari CoinGecko menunjukkan performa DOGE yang kurang menggembirakan. Dalam 24 jam terakhir, aset ini terkoreksi 3%, diikuti penurunan 6,3% secara mingguan dan 4,8% dalam dua pekan terakhir. Lebih jauh lagi, DOGE telah kehilangan 17,5% nilainya dalam sebulan terakhir, dan anjlok drastis hingga 61,2% sejak Desember 2024, menandai periode bearish yang berkepanjangan bagi salah satu memecoin terbesar ini.
Apakah $0,12 Titik Terendah Dogecoin?
Situasi ini sontak memicu pertanyaan krusial di kalangan investor: apakah level $0,12 ini merupakan dasar harga Dogecoin, atau justru masih menyimpan potensi penurunan yang lebih jauh? Sejarah mencatat, DOGE terakhir kali diperdagangkan di bawah angka $0,12 pada Oktober 2024. Para analis memperingatkan, jika level support vital ini gagal dipertahankan, harga DOGE berisiko meluncur lebih rendah, bahkan hingga menyentuh area $0,10.
Pergerakan harga Dogecoin, seperti yang kerap terjadi, masih menunjukkan korelasi kuat dengan tren Bitcoin (BTC). Sentimen pasar yang cenderung bearish, ditambah bayang-bayang ketidakpastian makroekonomi global, telah membuat investor semakin enggan terhadap aset berisiko tinggi, termasuk kripto. Sebagai memecoin, Dogecoin secara inheren dianggap memiliki tingkat risiko yang lebih besar dibandingkan aset kripto utama lainnya.
Tekanan makroekonomi, khususnya terkait kebijakan suku bunga, turut menjadi faktor penentu. Peluang penurunan suku bunga acuan pada awal 2026 dinilai masih minim. Namun, spekulasi mengenai rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengganti Ketua Federal Reserve Jerome Powell, dengan tujuan mendorong pelonggaran moneter, bisa menjadi game-changer. Jika kebijakan moneter yang lebih akomodatif terwujud, aset berisiko seperti kripto berpotensi kembali diminati, memicu potensi reli harga Dogecoin.
Analisis Harga Dogecoin: Proyeksi Jangka Pendek
Kendati demikian, para analis sepakat bahwa kondisi pasar saat ini masih terbilang rapuh. Memecoin, termasuk DOGE, kemungkinan besar belum akan mencatatkan pergerakan harga positif yang signifikan dalam waktu dekat.
Proyeksi dari CoinCodex mengindikasikan bahwa Dogecoin akan bergerak dalam rentang $0,11 hingga $0,12 hingga akhir Januari 2026. Platform analisis tersebut memperkirakan adanya potensi kenaikan sementara ke level $0,15 pada 23 Januari 2026. Namun, reli ini diprediksi hanya bersifat jangka pendek, dengan koreksi kembali ke area $0,12 diperkirakan terjadi pada pertengahan Februari 2026.
Dengan sentimen pasar yang masih lesu dan ketidakpastian ekonomi global yang membayangi, pergerakan harga Dogecoin dalam beberapa pekan ke depan diperkirakan akan tetap terbatas. Level $0,12 kini menjadi titik krusial yang akan terus diawasi ketat oleh para investor, sebagai penentu arah selanjutnya bagi memecoin populer ini.
Editor: BobonSyah
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

