Close Menu
    FacebookX (Twitter)Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    FacebookX (Twitter)InstagramPinterestVimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto -
    Crypto

    Tifa AnggrainiByTifa Anggraini29-01-2026 - 19.30Tidak ada komentar4 Mins Read
    Share FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Share
    FacebookTwitterLinkedInPinterestEmail

    Pi Network Terjun Bebas! Ada Apa di Balik Anjloknya Harga?

    KabarTifa- Harga Pi Network (PI) kembali menjadi sorotan tajam setelah mengalami tekanan signifikan di pasar kripto. Dalam 24 jam terakhir, nilai PI anjlok 4,22%, mencapai level $0,167. Penurunan ini jauh lebih dalam dibandingkan pelemahan pasar kripto secara umum yang hanya sekitar 1,15%, mengindikasikan adanya masalah fundamental yang lebih dalam. Tren negatif PI semakin menguat, terlihat dari akumulasi koreksi sekitar 9% dalam sepekan terakhir dan mencapai 17% sepanjang bulan ini.

    Gambar Istimewa :

    Pelemahan berkelanjutan ini tak hanya menjauhkan PI dari fase stabil, tetapi juga kembali memunculkan pertanyaan krusial seputar keberlanjutan fundamental dan struktur pasokan tokennya. Para investor dan pengamat pasar kini menyoroti beberapa faktor utama yang diduga menjadi penyebab anjloknya harga token yang banyak diperbincangkan ini.

    Banjir Pasokan dari Jadwal Unlock Token yang Agresif

    Pemicu utama di balik merosotnya nilai PI tak lain adalah jadwal pelepasan token (unlock) yang sangat agresif. Dalam kurun waktu 12 bulan ke depan, lebih dari 1,2 miliar PI dijadwalkan akan masuk ke pasar, menambah suplai beredar secara drastis. Sebagai gambaran, data Coinmarketcap pada Kamis (29/1) menunjukkan bahwa sekitar 134 juta PI telah dilepas ke sirkulasi pada Januari 2026 saja.

    Mengingat volume perdagangan harian PI yang hanya berkisar $13,4 juta, masuknya pasokan dalam jumlah masif ini menciptakan tekanan jual yang nyaris mustahil diserap pasar secara organik. Secara sederhana, semakin banyak token baru yang tersedia, semakin besar pula potensi bagi para pemegang lama, termasuk penambang awal dan alokasi tim, untuk merealisasikan keuntungan atau mengurangi eksposur mereka. Dalam ekosistem dengan permintaan yang masih lemah, lonjakan suplai seperti ini dapat memicu dampak harga yang tidak proporsional. Investor kini perlu mencermati laju unlock harian dan pergerakan saldo PI di bursa, yang kerap menjadi indikator awal apakah token hasil unlock langsung diarahkan untuk dijual.

    Ekosistem Minim Utilitas: Ancaman "Ghost Chain"?

    Di luar tekanan suplai, masalah yang lebih struktural terletak pada minimnya utilitas on-chain di ekosistem Pi Network. Meskipun proyek ini mengklaim memiliki puluhan juta pengguna, hingga kini mainnet Pi belum menunjukkan pertumbuhan signifikan pada sektor-sektor vital seperti DeFi (Keuangan Terdesentralisasi), dApp (Aplikasi Terdesentralisasi), maupun gaming—tiga pilar utama yang biasanya menjadi motor penggerak permintaan token di jaringan layer-1 lainnya.

    Beberapa pengembangan, seperti uji coba integrasi stablecoin di testnet, memang memberikan sinyal aktivitas. Namun, upaya tersebut belum berhasil diterjemahkan menjadi adopsi nyata di mainnet. Akibatnya, pasar mulai membangun narasi negatif bahwa Pi Network berisiko menjadi "ghost chain"—sebuah blockchain yang memiliki komunitas besar di luar rantai (off-chain), namun minim aktivitas ekonomi yang berarti di dalam rantai (on-chain). Dalam dunia kripto, utilitas adalah bahan bakar utama permintaan. Tanpa aplikasi yang mendorong transaksi, staking, atau kebutuhan operasional token, PI menjadi sangat rentan terhadap tekanan suplai dari unlock.

    Sinyal Teknikal Didominasi Bearish yang Mengkhawatirkan

    Dari sisi teknikal, struktur grafik harga PI jelas menunjukkan tren penurunan yang kuat. Harga saat ini bergerak di bawah semua rata-rata pergerakan utama, termasuk SMA 7-hari di sekitar $0,177 dan SMA 30-hari di kisaran $0,198. Indikator momentum juga belum memberikan tanda-tanda pemulihan yang meyakinkan. Histogram MACD berada di zona negatif, mengindikasikan dominasi tekanan jual yang masih kuat. Sementara itu, RSI 14-hari di sekitar 21,9 menunjukkan kondisi oversold ekstrem. Meskipun kondisi oversold sering diasosiasikan dengan potensi pantulan teknikal, dalam tren turun yang kuat, RSI rendah bisa bertahan lama tanpa diikuti rebound berarti. Level teknikal terdekat yang kini menjadi perhatian pasar berada di area $0,162. Jika support ini gagal dipertahankan, risiko penurunan lanjutan akan semakin terbuka lebar.

    Kombinasi Tekanan yang Sulit Diredam

    Penurunan harga PI saat ini bukanlah hasil dari satu faktor tunggal, melainkan konvergensi dari tiga tekanan utama: inflasi suplai akibat unlock token, fundamental ekosistem yang lemah, dan struktur teknikal yang sudah rusak parah. Selama suplai baru terus mengalir sementara permintaan tidak menunjukkan pertumbuhan yang sepadan, setiap reli berpotensi menjadi peluang jual bagi pasar. Inilah yang membuat PI terus tertinggal dibandingkan performa mayoritas aset kripto lainnya. Dalam jangka pendek, perhatian investor akan tertuju pada dua hal utama: apakah laju unlock token akan melambat dan apakah akan ada peluncuran use case besar di mainnet. Tanpa salah satu dari faktor ini, tekanan terhadap harga PI kemungkinan besar masih akan berlanjut.

    Pergerakan PI yang kembali melemah ke $0,167 menegaskan bahwa Pi Network sedang berada dalam fase krusial. Pasar kini tidak lagi hanya bereaksi pada sentimen, tetapi pada realitas data: suplai terus bertambah, utilitas masih terbatas, dan grafik teknikal belum menunjukkan tanda pemulihan. Bagi para pemegang token, periode ini menjadi ujian ketahanan sekaligus momentum untuk lebih selektif memantau perkembangan fundamental, bukan sekadar fluktuasi harga harian.

    Editor: BobonSyah

    Share.FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrEmail
    Previous ArticleFLUX Buka Kartu! Arah Pasar Kripto Bakal Berubah?
    Next Article Cuaca Ekstrem 2026: Aplikasi Ini Jaga Kamu Tetap Aman!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Geger! Visa Gandeng Polygon, Revolusi Pembayaran Global?

    30-04-2026 - 13.15
    Crypto

    Pi Network Terjun Bebas! Ancaman Makro Hantui Kripto?

    30-04-2026 - 13.00
    Crypto

    LINK Terjepit! Akankah Tembus $10 atau Jatuh ke $8?

    30-04-2026 - 05.15
    Add A Comment
    Leave A ReplyCancel Reply

    FacebookX (Twitter)InstagramPinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.