Ayaneo Pocket Play: HP Gaming Retro, Otak Flagship Lama?
KabarTifa- Dunia perangkat gaming genggam kembali dihebohkan dengan pengumuman krusial dari Ayaneo, produsen yang dikenal inovasinya. Mereka secara resmi mengungkap ‘otak’ yang akan memacu smartphone handheld perdana mereka, Ayaneo Pocket Play. Pilihan chipset ini, MediaTek Dimensity 9300, sontak memantik diskusi hangat di kalangan pengamat teknologi dan komunitas gamer, mengingat statusnya sebagai prosesor flagship yang dirilis dua tahun silam.

Ayaneo Pocket Play bukan sekadar smartphone biasa; ia adalah perpaduan ambisius antara fungsi ponsel pintar dan konsol genggam dalam satu unit. Mengusung konsep yang mengingatkan kita pada era keemasan ponsel gaming klasik seperti Sony Ericsson Xperia Play, perangkat ini dirancang untuk memberikan pengalaman bermain game yang imersif tanpa mengorbankan portabilitas. Fitur andalannya adalah mekanisme slide-out controller yang tersembunyi di bawah layar, membuka akses ke D-pad, tombol ABXY, dan dual analog stick fisik. Tak hanya itu, Ayaneo juga menyematkan dual smart touchpad yang bisa dikustomisasi, menambah fleksibilitas kontrol sesuai preferensi pengguna. Perangkat ini sendiri pertama kali diperkenalkan secara singkat pada akhir Desember 2025, namun tanpa rincian spesifikasi mendalam yang memuaskan rasa penasaran.
Pilihan Chipset yang Membingungkan: MediaTek Dimensity 9300
Informasi paling dinanti akhirnya terkuak: Ayaneo Pocket Play akan ditenagai oleh MediaTek Dimensity 9300. Chipset ini, yang pertama kali diperkenalkan MediaTek pada tahun 2023, memang merupakan salah satu prosesor kelas flagship terkuat pada masanya, dirancang khusus untuk menangani beban kerja berat, termasuk game mobile dengan grafis intensif.
Namun, di tengah gempuran inovasi chipset yang tiada henti, keputusan Ayaneo untuk menggunakan Dimensity 9300 memicu pro dan kontra. Beberapa analis teknologi dari kabartifa.id melihatnya sebagai langkah yang mengejutkan, mengingat ketersediaan opsi chipset yang lebih baru dan bertenaga seperti Dimensity 9500 atau bahkan Dimensity 9400+. Menggunakan chip yang usianya dua tahun lebih tua berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai dukungan jangka panjang, pembaruan perangkat lunak, dan performa optimal di masa depan, terutama untuk game-game generasi terbaru yang semakin menuntut. Komunitas penggemar pun berharap adanya chipset yang lebih modern dan kuat untuk menjamin pengalaman gaming dan emulasi yang mulus. Kendati demikian, Ayaneo tampaknya tetap berpegang pada keyakinan bahwa Dimensity 9300 sudah lebih dari cukup untuk menjalankan sebagian besar game Android yang ada saat ini dengan performa yang memuaskan.
MediaTek: Inovasi di Balik Layar
Di balik pilihan chipset ini, ada peran besar MediaTek, perusahaan semikonduktor asal Taiwan yang telah lama menjadi pemain kunci dalam industri chipset smartphone dan konektivitas nirkabel. MediaTek terus menunjukkan performa kuat melalui berbagai inovasi teknologi, mulai dari seri Dimensity yang mencakup berbagai segmen performa, hingga menjadi pionir dalam teknologi Wi-Fi 8 melalui seri Filogic 8000.
Tren di MediaTek menunjukkan bahwa seri-seri chipset lama memang perlahan ditinggalkan demi memberi ruang bagi generasi baru yang lebih efisien dan bertenaga. Chipset terbaru mereka terus menyasar kemampuan gaming yang superior, konektivitas 5G yang cepat, serta performa AI yang kian cerdas sekaligus hemat daya. Ini memberikan pilihan luas bagi produsen perangkat untuk memenuhi kebutuhan konsumen di berbagai segmen pasar.
Menanti Detail Lebih Lanjut
Hingga kini, Ayaneo masih menyimpan rapat detail krusial lainnya seperti tanggal pasti peluncuran Ayaneo Pocket Play, ukuran layar, kapasitas baterai, atau hasil benchmark performa resmi. Informasi tersebut diperkirakan akan menyusul menjelang jadwal rilis perangkat. Para penggemar dan pengamat teknologi tentu menanti-nanti bagaimana Ayaneo akan menyeimbangkan nostalgia desain konsol klasik dengan performa hardware yang dipilih, serta apakah Dimensity 9300 akan terbukti menjadi pilihan yang bijak atau justru menjadi titik perdebatan utama di pasar perangkat gaming genggam.
Editor: Rumaisha
