Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto -
    Crypto

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini09-03-2026 - 05.30Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    image 126
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Heboh! VVV Melejit Saat Kripto Lain Terpuruk!

    Editor: BobonSyah

    image 126
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    KabarTifa- Di tengah gejolak pasar kripto global yang cenderung bearish, Venice Token (VVV) tampil sebagai anomali, mencatatkan lonjakan harga lebih dari 20% dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Kenaikan drastis ini menempatkan VVV sebagai salah satu aset digital dengan performa terbaik di antara 300 kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, menarik perhatian para investor dan analis.

    Menurut data pasar yang dihimpun KabarTifa.id, VVV sempat mencapai puncak harga intraday di kisaran US$6,78, menandai level tertinggi yang belum terlihat sejak Februari 2025. Kontrasnya, total kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan justru mengalami penurunan hampir 1%, dengan mayoritas aset kripto utama menunjukkan tren pelemahan. Fenomena VVV yang melonjak di tengah tekanan pasar ini menjadi sorotan utama.

    Seperti yang diberitakan oleh BeInCrypto, Venice Token (VVV) adalah aset digital fundamental dari ekosistem Venice AI. Platform ini merupakan inovasi berbasis kecerdasan buatan yang mengedepankan privasi pengguna serta akses tak terbatas ke model AI open-source, menawarkan kapabilitas mulai dari pembuatan teks, gambar, video, hingga kode. Proyek ambisius ini didirikan oleh Erik Voorhees, figur yang dikenal sebagai mantan CEO ShapeShift. VVV, yang diluncurkan pada Januari 2025, memiliki fungsi utama sebagai token staking dalam jaringan Venice AI.

    Melalui mekanisme staking, para pengguna VVV berkesempatan untuk memperoleh imbal hasil atau mencetak token DIEM. Menariknya, setiap token DIEM memberikan akses API senilai US$1 per hari secara permanen, menambah nilai utilitasnya. Dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, VVV telah menunjukkan performa yang sangat impresif, dengan data dari CoinGecko mengindikasikan pertumbuhan sekitar 7,5 kali lipat, mendorong kapitalisasi pasarnya melampaui angka US$290 juta.

    Pengurangan Emisi Token Dorong Kelangkaan

    Salah satu pendorong fundamental di balik lonjakan harga VVV adalah strategi perubahan pada skema pasokan token. Venice AI secara resmi mengumumkan pemangkasan emisi tahunan token VVV dari 8 juta menjadi 6 juta, efektif berlaku mulai 10 Februari. Reduksi sekitar 25% ini secara signifikan mengurangi volume token baru yang beredar di pasar, berpotensi meredam tekanan jual dari sisi penawaran. Dengan demikian, kelangkaan VVV semakin meningkat, sebuah faktor krusial yang secara inheren mendukung apresiasi harganya.

    Integrasi DeFi dan Pertumbuhan Pengguna yang Pesat

    Selain faktor penawaran, peningkatan utilitas token juga berperan vital dalam mendorong apresiasi VVV. Token ini kini telah berhasil diintegrasikan dengan sejumlah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) terkemuka. Integrasi tersebut meliputi Aerodrome untuk penyediaan likuiditas, Morpho sebagai agunan atau jaminan, serta Plena yang memfasilitasi fitur swap tanpa biaya gas. Di samping itu, ekosistem Venice AI juga mencatat pertumbuhan pengguna yang impresif, dengan lebih dari 2 juta pengguna terdaftar dan peningkatan berkelanjutan pada jumlah pengguna API.

    Dukungan sentimen positif juga terlihat dari data platform analisis LunarCrush, yang menunjukkan lonjakan signifikan dalam interaksi sosial terkait VVV. Tingkat engagement tercatat melonjak 255% di atas rata-rata harian, sementara dominasi percakapan di berbagai platform media sosial meroket hingga 424% dibandingkan periode pekan sebelumnya, mengindikasikan minat publik yang masif.

    Prospek VVV Masih Terbuka Lebar

    Meskipun telah mencatatkan reli yang luar biasa dalam periode singkat, perlu dicatat bahwa harga VVV saat ini masih berada sekitar 70% di bawah level tertinggi sepanjang masanya (ATH). Kombinasi strategis dari pengurangan pasokan token, perluasan integrasi DeFi, dan ekspansi ekosistem Venice AI menjadi katalis utama di balik lonjakan harga terkini. Kendati demikian, keberlanjutan momentum kenaikan ini akan sangat ditentukan oleh inovasi dan perkembangan lebih lanjut dalam ekosistem VVV, serta dinamika pasar kripto global secara menyeluruh di masa mendatang.


    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePos Sebelumnya
    Next Article Misteri Solana: Harga Hancur, Dana ETF Justru Membanjir!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    10-03-2026 - 13.15
    Crypto

    10-03-2026 - 13.00
    Crypto

    Geger! Pendiri Ethereum Pindahkan Rp2,4 T ke Bursa, Sinyal Jual?

    10-03-2026 - 05.45
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.