Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Misteri Bitcoin: Siapa Dalang di Balik Harga yang Mandek?
    Crypto

    Misteri Bitcoin: Siapa Dalang di Balik Harga yang Mandek?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini21-02-2025 - 19.45Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Misteri Bitcoin: Siapa Dalang di Balik Harga yang Mandek?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Sejak 6 Februari, harga Bitcoin (BTC) seolah enggan menembus angka US$ 98.000. Kebuntuan ini membuat investor bertanya-tanya: apa yang sebenarnya terjadi? Apakah ada kekuatan tersembunyi yang bermain di balik layar?

    Beberapa analis, seperti yang dikutip dari cointelegraph.com dan diulas di kabartifa.id, mencurigai adanya manipulasi pasar. James CryptoGuru, analis teknikal di X (sebelumnya Twitter), bahkan memperingatkan "manipulasi besar-besaran" pada Januari lalu. Ia menuding ETF Bitcoin digunakan untuk menekan harga, bertujuan melikuidasi trader leverage agar entitas besar bisa membeli BTC dan Ether lebih murah.

    Misteri Bitcoin: Siapa Dalang di Balik Harga yang Mandek?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Teori serupa diutarakan Vincent Van Code, yang percaya sekelompok "whale" (investor besar) menggunakan bot canggih dan dana lebih dari US$ 100 juta untuk mengendalikan pasar. Bahkan, Binance sempat disebut-sebut terlibat, meskipun tanpa bukti kuat. Penting dicatat, transaksi besar di dunia kripto, selama Bitcoin dan Ethereum tidak dianggap sekuritas, belum tentu ilegal.

    Namun, pergerakan harga Bitcoin juga dipengaruhi faktor lain. Pasar kripto beroperasi 24/7, berbeda dengan pasar saham. Perdagangan skala besar oleh market maker dan algoritma juga berperan, mirip dengan pengaruh perusahaan besar di pasar saham tradisional. Berita dan regulasi pun mampu mengubah sentimen investor secara drastis.

    Manipulasi pasar, perlu diingat, bukan monopoli dunia kripto. Di pasar tradisional, raksasa seperti Vanguard, BlackRock, Fidelity, dan Capital Group mengendalikan aset triliunan dolar, memberi mereka pengaruh besar. Kasus manipulasi pasar juga bukan hal baru.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif. Konten di kabartifa.id bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Editor: BobonSyah

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleWaspada! Koin Meme Anjlok, Investor Rugi Besar!
    Next Article Gak Nyangka! HP 2 Jutaan Ini Bikin Takjub!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Panas! Holder TRUMP Saling Sikut Demi Gala Mewah!

    14-03-2026 - 05.30
    Crypto

    Geger! Lido Kena Slashing, Dana Staker Aman?

    14-03-2026 - 05.15
    Crypto

    14-03-2026 - 05.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.