Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Jeblok! 2 April Jadi Penentu Nasibnya?
    Crypto

    Bitcoin Jeblok! 2 April Jadi Penentu Nasibnya?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini29-03-2025 - 19.15Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin Jeblok! 2 April Jadi Penentu Nasibnya?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Harga Bitcoin (BTC) ambrol dalam empat hari terakhir, menyentuh titik terendah US$ 83.387 pada Kamis (28/3/2024). Penurunan ini beriringan dengan kejatuhan pasar saham AS, di mana Dow Jones anjlok lebih dari 700 poin dan S&P 500 kehilangan 112 poin. Kekhawatiran inflasi yang meningkat, ditandai dengan indeks PCE inti Februari yang naik 2,8 persen secara tahunan (melebihi prediksi), memicu antisipasi suku bunga tinggi yang berkelanjutan. Situasi semakin tegang setelah Presiden Trump mengumumkan tarif baru 25 persen untuk mobil impor dan mengancam tarif tambahan pada 2 April, yang disebutnya sebagai "Hari Pembebasan," termasuk untuk produk farmasi.

    Analis teknikal Peter Brandt memprediksi potensi penurunan Bitcoin hingga US$ 65.635, melihat pola "bear wedge" yang mengindikasikan tren bearish. Pendapat serupa disampaikan trader kripto HTL-NL, yang melihat kegagalan Bitcoin menembus garis tren menurun jangka panjang. Namun, Cole Garner, trader lain, menemukan sinyal positif dari pasar margin Bitfinex, menunjukkan pola historis yang sering diiringi kenaikan harga lebih dari 50 persen dalam 50 hari. Ia juga mencatat aktivitas pembelian yang agresif dari investor besar ("whale").

    Bitcoin Jeblok! 2 April Jadi Penentu Nasibnya?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Di tengah pelemahan harga, terdapat kabar positif dari regulasi. Kepala urusan AI dan Kripto Gedung Putih, David Sacks, memuji langkah FDIC yang mengizinkan bank menawarkan produk dan layanan kripto tanpa izin terlebih dahulu. Ini dianggap sebagai sinyal positif bagi adopsi aset digital oleh lembaga keuangan.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau ajakan trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleXRP Anjlok ke US$2, Apakah Kiamat Kripto Sudah Tiba?
    Next Article iPhone 16 Series: Pre-Order Sudah Dibuka! Harga & Spesifikasi Bikin Melongo!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Ranger Token Gegerkan Pasar! 5 Juta USDC Siap Meluncur!

    13-03-2026 - 05.15
    Crypto

    BOB Mainnet Siap Jovian Hardfork: Operator Wajib Siaga!

    13-03-2026 - 05.00
    Crypto

    Vitalik Buterin Bikin Validator Ethereum Makin Gampang & Aman!

    12-03-2026 - 19.30
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.