Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Sentuh Titik Terendah? Ini Kata Ahli!
    Crypto

    Bitcoin Sentuh Titik Terendah? Ini Kata Ahli!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini11-04-2025 - 13.30Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin Sentuh Titik Terendah? Ini Kata Ahli!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Pergerakan Bitcoin (BTC) akhir-akhir ini menyita perhatian para analis pasar. Setelah anjlok dari US$90.000, harga menyentuh level support di zona US$74.000 dan langsung memantul. Fenomena ini diulas oleh Doctor Profit, analis ternama di media sosial, pada Kamis (11/4/2025). Menurutnya, pantulan ini membawa Bitcoin kembali di atas "Golden Line," sebuah garis tren penting yang menjadi penyangga utama sejak awal 2023. Doctor Profit menegaskan, selama harga bertahan di atas garis ini, struktur pasar masih aman.

    "Jika kita menutup candle mingguan di bawah garis ini, harapan kenaikan harga akan pupus. Tapi jika tetap di atas, tren kenaikan masih berlanjut," ungkap Doctor Profit. Sebelumnya, ia telah memprediksi dua skenario ketika harga masih di US$90.000. Hasilnya? Skenario terburuk (B) yang terjadi. Ia mengaku membeli Bitcoin lagi di kisaran US$77.000, hanya 30 menit sebelum pengumuman Donald Trump yang memicu lonjakan harga.

    Bitcoin Sentuh Titik Terendah? Ini Kata Ahli!
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Saat ini, Doctor Profit menerapkan strategi hedging yang seimbang, menggabungkan posisi spot dan short untuk meminimalisir risiko. "Ini strategi cerdas. Jika harga naik, posisi spot untung, jika turun, posisi short tetap menghasilkan," jelasnya.

    Selain analisis teknikal, faktor makro ekonomi juga menjadi pertimbangan. Doctor Profit menunjuk data inflasi (CPI) yang akan dirilis sebagai potensi pemicu pergerakan pasar. Penurunan CPI di bawah ekspektasi bisa memicu reaksi positif karena meningkatkan peluang The Fed melonggarkan kebijakan moneter. Ia juga menyoroti pertumbuhan likuiditas, khususnya metrik M2, sebagai sinyal bullish jangka pendek. "Pasar tidak naik saat uang dicetak, tapi setelah dampaknya terasa. Dan sekarang dampaknya mulai terlihat," katanya.

    Doctor Profit mengingatkan, pasar bergerak lebih cepat dari sebelumnya. Para trader harus mampu beradaptasi. "Kebanyakan hanya bereaksi, bukan beradaptasi. Itu sebabnya tertinggal. Saya beri peringatan sebelum kejadian, bukan sesudah," tegasnya. Kesimpulannya, pergerakan Bitcoin terkini patut dipantau, dengan "Golden Line" sebagai penentu arah selanjutnya.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBitcoin di Ujung Tanduk: US$65.000 Jadi Penentu Nasib!
    Next Article One UI 7 di Tab S9 FE? Lebih Cepat dari Perkiraan!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    11-02-2026 - 19.15
    Crypto

    11-02-2026 - 19.00
    Crypto

    11-02-2026 - 13.45
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.