KabarTifa- Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua, berhasil mempertahankan posisinya di kisaran US$2.650 setelah melewati periode konsolidasi di angka US$2.500 – US$2.600 selama lebih dari sebulan. Kestabilan ini didukung oleh beberapa faktor kunci yang patut diperhatikan.
Pertama, aliran dana ke ETF Ethereum terus meningkat. Data terkini menunjukkan ETF berbasis Ethereum dari perusahaan raksasa seperti BlackRock dan Fidelity mengalami arus masuk harian yang signifikan. Hal ini mencerminkan kepercayaan investor institusional terhadap ETH sebagai aset jangka panjang yang menjanjikan.

Kedua, perusahaan-perusahaan mulai membangun treasury ETH. Tren baru ini terlihat dari beberapa perusahaan, termasuk BioNexus Gene Labs dan SharpLink Gaming, yang telah mengumpulkan dana dalam jumlah besar untuk membentuk cadangan aset berbasis ETH. Aksi akumulasi ini tak hanya menyerap pasokan di pasar, tetapi juga memperkuat posisi ETH sebagai aset strategis bagi korporasi.
Ketiga, penurunan simpanan ETH di bursa terpusat (CEX) menjadi indikator positif. Data on-chain menunjukkan penurunan pasokan ETH di CEX. Fenomena ini umumnya diartikan sebagai perpindahan aset dari bursa ke dompet pribadi, menandakan niat untuk hold jangka panjang, bukan untuk dijual dalam waktu dekat. Berkurangnya tekanan jual ini memberikan peluang bagi ETH untuk mempertahankan, bahkan meningkatkan, harganya.
Meskipun beberapa aset kripto utama telah mencetak rekor harga tertinggi baru tahun ini, ETH belum melampaui all-time high (ATH) nya di US$4.891 (November 2021). Namun, harga saat ini yang stabil di sekitar US$2.650 bisa menjadi support yang kuat. Dengan dukungan sentimen positif dari investor institusional dan adopsi korporat yang semakin meluas, peluang ETH untuk mendekati, bahkan melampaui ATH-nya tetap terbuka lebar.
Disclaimer: Seluruh konten di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi di mata uang kripto memiliki risiko tinggi dan volatil. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang Anda alami.
