KabarTifa- Dunia kripto kembali dihebohkan. Satoshi Nakamoto, sosok misterius pencipta Bitcoin, kini dikabarkan mengalahkan Bill Gates dalam daftar orang terkaya dunia. Berdasarkan data terbaru dari Arkham, dompet kripto yang diduga miliknya menyimpan hampir 1,9 juta Bitcoin (BTC), bernilai lebih dari US$ 116,7 miliar. Lonjakan harga Bitcoin ke atas US$ 106.000 dalam beberapa hari terakhir menjadi faktor kunci peningkatan kekayaan fantastis ini, bahkan menambah sekitar US$ 2,5 miliar hanya dalam sehari.
Perbandingan dengan kekayaan Bill Gates yang mencapai US$ 116,2 miliar, menempatkan Satoshi Nakamoto di jajaran 10 besar orang terkaya dunia, meskipun identitasnya masih menjadi misteri. Spekulasi semakin liar. Jika harga Bitcoin mencapai US$ 200.000, kekayaan Satoshi diperkirakan akan melesat hingga US$ 219 miliar, melampaui Warren Buffet dan Mark Zuckerberg.

Lebih dari 1,1 juta BTC milik Satoshi belum pernah dipindahkan sejak ditambang lebih dari satu dekade lalu. Kekayaan ini, yang tersimpan "diam-diam", memiliki dampak psikologis besar di pasar kripto. Namun, kekhawatiran juga muncul. Apa yang terjadi jika Satoshi memutuskan untuk menjual sebagian atau seluruh asetnya? Banyak analis memprediksi, pelepasan sejumlah besar BTC dapat memicu "supply shock" dan menjatuhkan harga BTC secara drastis, bahkan hingga di bawah US$ 70.000.
Kondisi teknikal Bitcoin saat ini menunjukkan sinyal campuran: RSI Bullish di atas 50, namun MACD masih bearish. Ini mengindikasikan perjalanan yang masih penuh tantangan, meskipun potensi jangka panjang tetap menjanjikan.
Di Crypto Twitter, beragam reaksi bermunculan. Ada yang kagum dengan pencapaian Satoshi yang menjadi triliuner hanya dengan "hodl" (hold), namun tak sedikit yang meragukan keberadaan sosok Satoshi Nakamoto itu sendiri. Klaim kepemilikan kekayaan fantastis yang melebihi Bill Gates oleh seseorang yang tak pernah muncul di publik dianggap terlalu "liar" oleh sebagian pihak.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi.
