Close Menu
    FacebookX (Twitter)Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    FacebookX (Twitter)InstagramPinterestVimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Sentuh $100.000, Bull Market Belum Tamat?
    Crypto

    Bitcoin Sentuh $100.000, Bull Market Belum Tamat?

    Tifa AnggrainiByTifa Anggraini16-06-2025 - 19.00Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Bitcoin Sentuh $100.000, Bull Market Belum Tamat?
    Share
    FacebookTwitterLinkedInPinterestEmail

    KabarTifa- Aliran stablecoin ke bursa kripto terpusat (CEX) memang menurun drastis. Data dari analis on-chain Axel Adler Jr. di CryptoQuant menunjukkan penurunan signifikan dari US$ 131 miliar per hari pada Desember 2024 menjadi US$ 70 miliar per hari pada Juni 2025. Namun, fenomena ini bukan pertanda bearish ekstrem, menurut Axel. Justru, ia melihatnya sebagai proses konsolidasi sehat sebelum lonjakan harga berikutnya. Bitcoin yang kokoh di atas US$ 100.000 menunjukkan keyakinan investor yang kuat.

    Axel menjelaskan penurunan tersebut sebagai fase pembentukan basis ("base-building") pasca euforia bullish yang tinggi. Likuiditas yang lebih tenang membantu membentuk struktur harga yang lebih stabil. Fakta bahwa Bitcoin tetap bertahan di atas US$ 100.000 meski aliran stablecoin menurun, menunjukkan minimnya tekanan jual dan ketahanan posisi investor.

    Bitcoin Sentuh 0.000, Bull Market Belum Tamat?
    Gambar Istimewa : s.w.org

    Pendapat senada disampaikan analis kripto ternama, Michael van de Poppe. Ia menyebut pasar Bitcoin tengah memasuki fase krusial yang akan menentukan breakout besar selanjutnya. Meskipun demikian, ia mengingatkan belum saatnya untuk membuka posisi besar. Harga Bitcoin saat ini tengah menguji resisten di kisaran US$ 106.500 – US$ 107.000. Penembusan level ini dengan volume tinggi berpotensi memicu reli cepat ke level tertinggi baru sepanjang masa (ATH). Sebaliknya, kegagalan menembus resisten tersebut akan menguji support di US$ 103.500 dan US$ 100.500.

    Van de Poppe juga menambahkan faktor geopolitk, khususnya ketegangan di Timur Tengah, turut mempengaruhi pasar. Situasi global yang lebih tenang berpotensi memicu sentimen risk-on dan mendorong pergerakan harga Bitcoin, bahkan mengakselerasi performa altcoin.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai saran investasi atau trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share.FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrEmail
    Previous ArticleHP Kamera 108MP Cuma 2 Jutaan? Ini Dia Nubia Focus 2 5G!
    Next Article DOGE Ambruk! Apa Nasibnya Selanjutnya?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    TRON Guncang Pasar AI! Hype Sesaat atau Revolusi?

    23-04-2026 - 13.30
    Crypto

    23-04-2026 - 13.15
    Crypto

    Alarm Merah Pi Network: Harga Terjun, Volume Hilang 29%!

    23-04-2026 - 13.00
    Add A Comment
    Leave A ReplyCancel Reply

    FacebookX (Twitter)InstagramPinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.