Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Tembus US$103.500, Menuju US$110.000?
    Crypto

    Bitcoin Tembus US$103.500, Menuju US$110.000?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini25-06-2025 - 13.15Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin Tembus US$103.500, Menuju US$110.000?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Pasar kripto kembali menguat setelah sebelumnya tertekan isu geopolitik. Lonjakan signifikan terjadi Senin (23/6/2025), dengan Bitcoin (BTC) berhasil menembus level kunci US$ 103.500. Analis ternama, Justin Bennett, melihat peluang besar menuju zona harga tertinggi sebelumnya (equal highs) sekitar US$ 110.000.

    Dalam analisisnya di platform X, Bennett menyoroti area "single prints" dari ekspansi Senin lalu, sekitar US$ 103.400, yang belum sepenuhnya "dibersihkan". Ia menilai koreksi ke zona tersebut justru menjadi peluang beli. "Bitcoin mungkin turun ke US$ 102.500, tetapi saya tetap akan membeli jika itu terjadi," ujar Bennett.

    Bitcoin Tembus US3.500, Menuju US0.000?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    "Single prints" mengacu pada area harga yang hanya disentuh sekali dalam profil volume, seringkali menjadi titik retest dalam pergerakan pasar. Zona US$ 103.400 dianggap sebagai area yang mungkin dikunjungi kembali sebelum melanjutkan tren naik.

    Saat ini, BTC diperdagangkan di atas US$ 105.000, berupaya membentuk basis baru pasca lonjakan tajam dari support mingguan. Struktur harga menunjukkan potensi pola "cup and handle" kecil, dengan target breakout menuju US$ 110.000 – US$ 111.000 jika momentum berlanjut. "Level-level ini adalah equal highs dari pergerakan harga sebelumnya, area yang secara historis menjadi target likuidasi dan distribusi," jelas Bennett.

    Jika terjadi pullback ke zona US$ 102.500 – US$ 103.500, banyak trader akan mengamati apakah pembeli masih memegang kendali. Bennett sendiri menyatakan akan tetap membeli selama struktur harga tidak rusak signifikan. "Bisa turun ke $102.500, tetapi saya akan menjadi pembeli jika terjadi penurunan," tegasnya.

    Data terbaru Coingecko pada Rabu (25/6/2025) menunjukkan harga Bitcoin mencapai US$ 106.696, naik 1,6 persen dalam 24 jam terakhir.

    [Gambar tweet Justin Bennett disertakan di sini]

    Disclaimer: Semua konten di kabartifa.id bersifat informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleXRP Meledak! Gelombang Ketiga Sudah Dimulai?
    Next Article HONOR 400 Series: Ubah Foto Jadi Video Ajaib!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    13-03-2026 - 13.00
    Crypto

    Ranger Token Gegerkan Pasar! 5 Juta USDC Siap Meluncur!

    13-03-2026 - 05.15
    Crypto

    BOB Mainnet Siap Jovian Hardfork: Operator Wajib Siaga!

    13-03-2026 - 05.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.