Close Menu
    FacebookX (Twitter)Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    FacebookX (Twitter)InstagramPinterestVimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Fidelity Kalahkan BlackRock! Rekor Inflow ETF Bitcoin!
    Crypto

    Fidelity Kalahkan BlackRock! Rekor Inflow ETF Bitcoin!

    Tifa AnggrainiByTifa Anggraini05-07-2025 - 13.00Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Fidelity Kalahkan BlackRock! Rekor Inflow ETF Bitcoin!
    Share
    FacebookTwitterLinkedInPinterestEmail

    KabarTifa- Pasar Bitcoin kembali dihebohkan dengan rekor inflow harian ETF Bitcoin Spot di Amerika Serikat. Angka fantastis US$ 601,94 juta tercatat pada 3 Juli 2025, menjadi yang tertinggi kedua sepanjang sejarah. Yang mengejutkan, bukan BlackRock yang memimpin, melainkan Fidelity!

    Fidelity Bitcoin ETF (FBTC) mencatatkan inflow harian sebesar US$ 237,13 juta, mengalahkan iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock yang hanya mencapai US$ 224,53 juta. Kejutan ini berlanjut dari hari sebelumnya, 2 Juli, di mana FBTC juga mendominasi dengan menyerap US$ 183 juta dari total inflow US$ 408 juta ke seluruh ETF BTC.

    Fidelity Kalahkan BlackRock! Rekor Inflow ETF Bitcoin!
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Per 4 Juli 2025, FBTC telah menghimpun 199.493 BTC, bernilai lebih dari US$ 22 miliar, atau sekitar 1,02% dari total suplai Bitcoin (21 juta koin). Tren ini mencerminkan akumulasi besar-besaran oleh institusi sepanjang kuartal kedua 2025, dengan ETF secara keseluruhan menambah 111.411 BTC ke portofolio mereka (naik 8% dari kuartal sebelumnya). Namun, perusahaan publik seperti Strategy (sebelumnya MicroStrategy) lebih agresif, menambah 131.000 BTC (peningkatan kepemilikan 18%).

    Meskipun Fidelity unggul dalam inflow harian, data Fintel menunjukkan pertumbuhan pemegang institusional IBIT lebih tinggi (9%) di awal kuartal ketiga dibandingkan FBTC (2,6%). Ini mengindikasikan lebih banyak investor institusi besar, seperti hedge fund dan endowment, memilih IBIT. Secara umum, alokasi modal tampak menurun di awal Q3, kemungkinan karena strategi rebalancing portofolio.

    Meskipun pembelian dari ETF dan perusahaan publik seperti Strategy positif, permintaan ritel dan pasar spot masih lesu. CryptoQuant mencatat permintaan riil BTC hanya 857.000 BTC, jauh di bawah total pembelian 748.000 BTC oleh ETF dan Strategy. CryptoQuant menyimpulkan bahwa kontraksi permintaan lebih besar daripada dampak positif pembelian institusi, sehingga lonjakan harga belum tentu terjadi hanya bergantung pada akumulasi institusi.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share.FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrEmail
    Previous ArticleRahasia Hidup Tanpa Ribet: Pengalaman Seorang Pengguna Setia Samsung!
    Next Article Bitcoin Jeblok! Apa Penyebabnya?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Sinyal Rahasia Ethereum: Siap Meledak Seperti 2025?

    29-04-2026 - 13.30
    Crypto

    29-04-2026 - 13.15
    Crypto

    Kejutan Kripto: Rp6 Triliun Dibakar, PUMP Meroket!

    29-04-2026 - 13.00
    Add A Comment
    Leave A ReplyCancel Reply

    FacebookX (Twitter)InstagramPinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.