Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Internet Masa Depan: Jaringan ARO Guncang Dunia Web!
    Crypto

    Internet Masa Depan: Jaringan ARO Guncang Dunia Web!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini29-07-2025 - 13.30Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Internet Masa Depan: Jaringan ARO Guncang Dunia Web!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- ARO Network, sebuah platform edge cloud terdesentralisasi, baru saja mengamankan pendanaan pre-seed sebesar US$ 2,1 juta untuk mempercepat pengembangan infrastruktur internet masa depan. Dana segar ini akan digunakan untuk membangun jaringan yang lebih cepat, efisien, dan hemat biaya, berbasis teknologi peer-to-peer (P2P) dan kecerdasan buatan (AI).

    Pendanaan ini dipimpin oleh NoLimit Holdings dan Dispersion Capital, dengan dukungan dari Escape Velocity, Maelstorm, dan investor strategis lainnya. ARO Network menawarkan pendekatan revolusioner dalam membangun internet, dengan memanfaatkan bandwidth dan daya komputasi yang tidak terpakai dari pengguna.

     Internet Masa Depan: Jaringan ARO Guncang Dunia Web!
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Alih-alih bergantung pada pusat data besar, ARO menciptakan jaringan distribusi konten (CDN) P2P yang menjangkau wilayah dengan konektivitas terbatas. Sistem ini telah teruji dengan lebih dari 1,5 juta node aktif dan menghasilkan pendapatan US$ 140 juta per tahun.

    Adam Farhat, Kepala Pemasaran ARO Network, menyatakan, "Kami bukan hanya mempercepat internet, kami sedang mengubah siapa yang memiliki dan mengendalikan infrastrukturnya." Pendanaan ini membuktikan bahwa model terdesentralisasi tidak hanya layak, tetapi juga menguntungkan.

    ARO Network hadir di saat permintaan akan pengiriman konten dan AI yang cepat terus meningkat. Dukungan dari para pelaku besar DePIN dan DeFi semakin memperkuat posisi ARO. Patrick Chang, pendiri Dispersion Capital, menyebut ARO memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi pintu masuk ke komputasi edge terdesentralisasi.

    Malcolm Shu dari No Limit Holding menyoroti efisiensi biaya yang ditawarkan ARO bagi perusahaan Web2 dan Web3, dengan meminimalkan beban server dan latensi. Dana ini akan digunakan untuk meluncurkan testnet ARO, memperluas jaringan node, dan mengaktifkan komunitas melalui program Pioneers.

    ARO juga bermitra dengan ekosistem terkemuka seperti EigenLayer, Base, dan IoTex, untuk menciptakan peluang pendapatan berbasis infrastruktur. Fokus mereka adalah memberikan manfaat nyata, terutama di wilayah dengan pertumbuhan tinggi dan kebutuhan konektivitas yang sensitif terhadap latensi.

    Salvador Gala, salah satu pendiri Escape Velocity, menambahkan bahwa ARO menawarkan pendekatan baru yang lebih efisien untuk menjangkau area yang sulit dijangkau oleh CDN lama, seperti Asia Tenggara dan Amerika Latin.

    ARO membuka kesempatan bagi pengguna untuk bergabung dalam Program Aronaut Pioneers, sebuah inisiatif untuk mendukung operator node dan kontributor yang percaya pada visi internet yang lebih terbuka. Dengan menginstal dan menjalankan perangkat keras atau lunak ARO, siapa pun dapat berkontribusi dan mendapatkan hadiah.

    PreviewNet telah diluncurkan, memberikan kesempatan bagi kontributor awal untuk menguji jaringan dan mengikuti kompetisi dengan total hadiah hingga US$ 30.000. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di https://ARO.network.

    ARO Network adalah platform edge cloud terdesentralisasi yang mengubah koneksi internet tak terpakai menjadi infrastruktur cepat dan efisien untuk pengiriman konten P2P dan pemrosesan AI. ARO menggabungkan keandalan Web2 dengan skalabilitas dan insentif khas Web3, membangun pondasi internet terbuka yang dirancang untuk kecepatan, kepemilikan, dan manfaat jangka panjang. Informasi ini dilansir dari kabartifa.id.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKabarTifa- Pasar kripto kembali bersiap menghadapi potensi gejolak. Lebih dari US$ 686 juta token kripto akan dilepas ke pasar minggu ini, memicu kekhawatiran akan volatilitas harga. Aksi ini terjadi setelah Bitcoin (BTC) berjuang pulih dari koreksi tajam akibat penjualan besar-besaran oleh Galaxy Digital.
    Next Article Android 16: Selamat Tinggal Update, Motorola?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Ethereum Rogoh Kocek Rp15 Miliar! Demi Apa?

    17-04-2026 - 05.30
    Crypto

    Tether Guncang Dunia Kripto: Wallet Baru Bayar Gas Pakai USDT!

    17-04-2026 - 05.15
    Crypto

    Revolusi Keuangan: Ripple Digitalisasi Obligasi Korsel!

    17-04-2026 - 05.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.