KabarTifa- ARO Network, sebuah platform edge cloud terdesentralisasi, baru saja mengamankan pendanaan pre-seed sebesar US$ 2,1 juta untuk mempercepat pengembangan infrastruktur internet masa depan. Dana segar ini akan digunakan untuk membangun jaringan yang lebih cepat, efisien, dan hemat biaya, berbasis teknologi peer-to-peer (P2P) dan kecerdasan buatan (AI).
Pendanaan ini dipimpin oleh NoLimit Holdings dan Dispersion Capital, dengan dukungan dari Escape Velocity, Maelstorm, dan investor strategis lainnya. ARO Network menawarkan pendekatan revolusioner dalam membangun internet, dengan memanfaatkan bandwidth dan daya komputasi yang tidak terpakai dari pengguna.

Alih-alih bergantung pada pusat data besar, ARO menciptakan jaringan distribusi konten (CDN) P2P yang menjangkau wilayah dengan konektivitas terbatas. Sistem ini telah teruji dengan lebih dari 1,5 juta node aktif dan menghasilkan pendapatan US$ 140 juta per tahun.
Adam Farhat, Kepala Pemasaran ARO Network, menyatakan, "Kami bukan hanya mempercepat internet, kami sedang mengubah siapa yang memiliki dan mengendalikan infrastrukturnya." Pendanaan ini membuktikan bahwa model terdesentralisasi tidak hanya layak, tetapi juga menguntungkan.
ARO Network hadir di saat permintaan akan pengiriman konten dan AI yang cepat terus meningkat. Dukungan dari para pelaku besar DePIN dan DeFi semakin memperkuat posisi ARO. Patrick Chang, pendiri Dispersion Capital, menyebut ARO memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi pintu masuk ke komputasi edge terdesentralisasi.
Malcolm Shu dari No Limit Holding menyoroti efisiensi biaya yang ditawarkan ARO bagi perusahaan Web2 dan Web3, dengan meminimalkan beban server dan latensi. Dana ini akan digunakan untuk meluncurkan testnet ARO, memperluas jaringan node, dan mengaktifkan komunitas melalui program Pioneers.
ARO juga bermitra dengan ekosistem terkemuka seperti EigenLayer, Base, dan IoTex, untuk menciptakan peluang pendapatan berbasis infrastruktur. Fokus mereka adalah memberikan manfaat nyata, terutama di wilayah dengan pertumbuhan tinggi dan kebutuhan konektivitas yang sensitif terhadap latensi.
Salvador Gala, salah satu pendiri Escape Velocity, menambahkan bahwa ARO menawarkan pendekatan baru yang lebih efisien untuk menjangkau area yang sulit dijangkau oleh CDN lama, seperti Asia Tenggara dan Amerika Latin.
ARO membuka kesempatan bagi pengguna untuk bergabung dalam Program Aronaut Pioneers, sebuah inisiatif untuk mendukung operator node dan kontributor yang percaya pada visi internet yang lebih terbuka. Dengan menginstal dan menjalankan perangkat keras atau lunak ARO, siapa pun dapat berkontribusi dan mendapatkan hadiah.
PreviewNet telah diluncurkan, memberikan kesempatan bagi kontributor awal untuk menguji jaringan dan mengikuti kompetisi dengan total hadiah hingga US$ 30.000. Informasi lebih lanjut dapat ditemukan di https://ARO.network.
ARO Network adalah platform edge cloud terdesentralisasi yang mengubah koneksi internet tak terpakai menjadi infrastruktur cepat dan efisien untuk pengiriman konten P2P dan pemrosesan AI. ARO menggabungkan keandalan Web2 dengan skalabilitas dan insentif khas Web3, membangun pondasi internet terbuka yang dirancang untuk kecepatan, kepemilikan, dan manfaat jangka panjang. Informasi ini dilansir dari kabartifa.id.
