KabarTifa- Gegerkan pasar kripto, BlackRock dilaporkan menguasai aset kripto senilai US$ 104 miliar! Angka fantastis ini terungkap setelah raksasa manajemen aset tersebut mencatatkan arus masuk dana masif ke ETF spot Bitcoin dan Ethereum. Pada 14 Agustus lalu, ETF spot Ethereum menorehkan rekor baru dengan arus masuk bersih US$ 640 juta, di mana BlackRock menyumbang US$ 520 juta. Dominasi BlackRock juga terlihat pada ETF spot Bitcoin, dengan arus masuk harian mencapai US$ 523,74 juta. Berbeda dengan BlackRock, Fidelity (FBTC) dan Ark (ARKB) justru mengalami arus keluar dana, masing-masing US$ 113,47 juta dan US$ 142,92 juta, sementara Bitwise mencatat kerugian US$ 30,87 juta.
Total arus masuk ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat mencapai US$ 230,93 juta setelah disesuaikan dengan arus keluar, sementara ETF Ethereum menunjukan performa serupa. Kepemilikan kripto BlackRock didominasi Bitcoin, dengan 774.000 BTC senilai sekitar US$ 89 miliar, dan 3,2 juta ETH senilai hampir US$ 15 miliar. Pertumbuhan aset kripto BlackRock terbilang agresif, meningkat sekitar US$ 50 miliar sejak awal tahun 2025 dari total US$ 54,83 miliar. Volume Bitcoin di portofolio BlackRock naik 35,42 persen, sementara nilainya meningkat 74,48 persen dalam periode yang sama.

Informasi yang beredar di media sosial X menyebutkan bahwa BlackRock secara diam-diam telah mengakumulasi sejumlah altcoin. Akun dengan nama samaran Midas mengklaim bahwa BlackRock telah mengakuisisi lima proyek kripto, yaitu JUP, ENA, GRASS, SNX, dan TWT. Midas menambahkan, "Mereka tidak pernah beli saat pasar euforia. Mereka masuk saat ketakutan memuncak dan volume mengecil."
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai rekomendasi investasi atau saran trading. Investasi pada mata uang kripto memiliki risiko tinggi dan volatil. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang Anda alami.
