KabarTifa- Pasar kripto akhir pekan lalu sempat mengalami penguatan setelah Ketua The Fed, Jerome Powell, memberikan sinyal kemungkinan perubahan kebijakan moneter. Namun, euforia tersebut memudar di awal pekan ini, terutama di pasar Asia. Meskipun Powell tidak secara eksplisit menyatakan pemangkasan suku bunga, ia mengakui pergeseran risiko ekonomi, mengindikasikan potensi pelonggaran kebijakan dan kemungkinan pemangkasan suku bunga pada September mendatang.
Semua mata tertuju pada data inflasi Core Personal Consumption Expenditures (PCE) Juli yang akan dirilis Jumat ini. Data PCE, salah satu indikator inflasi utama The Fed selain CPI, akan menjadi penentu arah kebijakan moneter bulan depan. Berikut agenda ekonomi Amerika Serikat pada 25-29 Agustus: (Daftar agenda ekonomi dapat dimasukkan di sini jika tersedia)

Selain indikator makro, pasar juga menantikan laporan keuangan kuartal II Nvidia, raksasa semikonduktor yang dianggap barometer industri AI. Reuters memprediksi kenaikan laba per saham Nvidia sebesar 48 persen dengan pendapatan mencapai US$ 46 miliar.
Koreksi pasar terjadi Senin pagi ini, dengan kapitalisasi total pasar kripto turun 1 persen menjadi US$ 4,04 triliun. Pergerakan altcoin pun beragam. (Data pergerakan altcoin dapat dimasukkan di sini jika tersedia)
Disclaimer: Semua konten di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel di kabartifa.id bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan pembaca.
