Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Ambruk! Ratus Ribu Trader Terkapar
    Crypto

    Bitcoin Ambruk! Ratus Ribu Trader Terkapar

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini26-08-2025 - 13.30Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin Ambruk! Ratus Ribu Trader Terkapar
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Pasar kripto kembali dihantam badai. Pada 24 Agustus lalu, Bitcoin (BTC) mengalami penurunan drastis hingga US$ 4.000 dalam hitungan menit, sebuah peristiwa yang disebut flash crash. Menurut Jacob King, CEO WhaleWire, seorang whale (investor besar) menjual lebih dari 24.000 BTC, senilai lebih dari US$ 2 miliar, memicu likuidasi besar-besaran senilai US$ 310 juta dan menghapus US$ 130 miliar dari kapitalisasi pasar kripto. King menjelaskan bahwa whale tersebut menukar BTC ke Ethereum, bahkan beberapa koin yang dijual telah tertidur selama lebih dari 5 tahun. Informasi ini dikutip dari kabartifa.id.

    Efek domino pun terjadi. Penjualan masif melalui DEX seperti Hyperliquid (HYPE) memicu lonjakan tajam harga Ethereum. Sekitar 275.500 ETH (US$ 1,3 miliar) langsung di-stake, sementara 135.263 ETH (US$ 620 juta) digunakan untuk membuka posisi long dengan leverage. ETH sempat menyentuh rekor tertinggi di US$ 4.953, memicu spekulasi tentang dominasi ETH sebagai aset kripto penghasil yield. Namun, euforia tersebut singkat. Volatilitas tetap tinggi, dan harga ETH turun 3,89 persen sejak kejadian tersebut, diperdagangkan di kisaran US$ 4.594.

    Bitcoin Ambruk! Ratus Ribu Trader Terkapar
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Dampaknya sangat luas. Lebih dari 147.500 trader mengalami likuidasi dalam 24 jam setelah flash crash, dengan total kerugian mencapai US$ 717 juta. Kejadian ini terjadi beberapa hari setelah pasar sempat menguat karena komentar Ketua The Fed, Jerome Powell, tentang potensi pemangkasan suku bunga pada September dan bulan-bulan berikutnya.

    Berdasarkan data Coingecko pada Selasa (26/8/2025) pagi, harga Bitcoin berada di US$ 109.782, mencerminkan penurunan 2,9% dalam 24 jam terakhir.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleRebutan Jutawan Kripto: BTC vs XRP, Mana yang Lebih Menguntungkan?
    Next Article Kripto: Naik-Turun Drastis, Apa yang Terjadi Pekan Ini?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Polygon Guncang Dunia Keuangan Global: Ini Alasannya!

    13-02-2026 - 05.15
    Crypto

    MegaETH Geger! Uniswap Masuk, Pasar Kripto Gempar!

    13-02-2026 - 05.00
    Crypto

    Pi Network Anjlok ke $0,138: Alarm Bahaya Investor Kripto!

    12-02-2026 - 19.45
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.