KabarTifa- Pergerakan Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) beberapa pekan terakhir berjalan berlawanan arah. Bitcoin masih berjuang menembus resistensi, sementara ETH mulai diakumulasi investor besar. Namun, seorang analis di platform X, @CryptoCon, membuat kejutan dengan mengumumkan penjualan seluruh kepemilikan Bitcoin dan Ethereum-nya. Keputusan kontroversial ini didasarkan pada keyakinannya bahwa pasar kripto telah menunjukkan tanda-tanda kelelahan, dan puncak siklus kemungkinan besar sudah tercapai.
Dalam pernyataan publiknya, CryptoCon mengungkapkan telah menjual Bitcoin dengan harga US$ 112.596 dan Ethereum seharga US$ 4.500. "Bitcoin dan Ethereum ini saya beli November 2022. Saat itu harga BTC sekitar US$ 16.558, dan Ethereum US$ 1.196," jelasnya. Ia menambahkan bahwa sejak pembelian tersebut, ia tidak melakukan transaksi jual beli lainnya. "Ini posisi penuh yang saya tahan hampir tiga tahun," tegasnya.

Puncak Siklus Sudah Lewat?
CryptoCon meyakini puncak siklus pasar kripto saat ini telah tercapai di level US$ 124.000 untuk Bitcoin, yang menurutnya terjadi awal Agustus 2025. Ia mengakui prediksinya ini tidak populer, sama seperti prediksinya di April 2021 sebelum koreksi besar terjadi. "Apakah ini keputusan yang tepat? Saya tidak tahu. Tapi saya puas dengan keputusan dan keuntungan yang saya raih," ujarnya.
Langkah berani CryptoCon ini mencerminkan gaya analisis kontra-trennya yang lebih mengutamakan data siklus pasar jangka panjang ketimbang sentimen sesaat. Ia menilai sinyal-sinyal bullish sudah "habis bahan bakar," sehingga lebih memilih mengamankan keuntungan daripada mengejar potensi kenaikan lebih lanjut. CryptoCon menjadi salah satu contoh investor yang berhasil holding bertahun-tahun dan keluar dengan profit besar.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau ajakan trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang Anda alami.
