KabarTifa- Pasar kripto menunjukkan sinyal pemulihan pasca likuidasi massal yang melanda beberapa waktu lalu. Meskipun dominasi Bitcoin masih terasa kuat, indikasi pergeseran modal ke aset-aset berisiko lebih tinggi atau altcoin mulai terlihat.
Setelah gelombang likuidasi yang menghapus lebih dari $19 miliar posisi leverage dan menyeret 1,6 juta trader keluar dari pasar, kapitalisasi pasar kripto (di luar Bitcoin dan Ethereum) sempat terpuruk. Namun, kini pasar mulai stabil di sekitar angka $1 triliun.

Joao Wedson, CEO Alphractal, mengungkapkan bahwa dana yang sebelumnya terkonsentrasi di Bitcoin kini mulai mengalir deras ke berbagai altcoin. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin minggu depan menjadi saksi dari lonjakan harga altcoin yang tak terduga, seiring para trader mencari peluang baru pasca badai likuidasi.
Dominasi Bitcoin di pasar juga menunjukkan penurunan, merosot ke angka 60,45% setelah sempat melonjak di awal pekan. Penurunan ini menjadi indikasi bahwa sebagian trader mulai mengurangi kepemilikan Bitcoin dan kembali melirik potensi keuntungan di altcoin.
Penurunan dominasi Bitcoin ini krusial. Jika tren ini terus berlanjut, likuiditas dari Bitcoin berpotensi mengalir ke aset-aset lain, membuka jalan bagi reli altcoin yang lebih kuat dalam beberapa minggu mendatang.
Ethereum (ETH), sebagai altcoin dengan kapitalisasi pasar terbesar, kembali menunjukkan perannya sebagai pemimpin pemulihan. Perusahaan pertambangan besar, Bitmine, dilaporkan telah membeli ETH senilai $480 juta, menarik lebih dari 128.000 ETH dari bursa-bursa seperti FalconX dan Kraken.
Langkah besar ini mencerminkan kepercayaan investor institusional terhadap potensi pemulihan pasar altcoin. Meskipun Altcoin Season Index masih berada di angka 47, tanda-tanda awal akumulasi mulai terlihat.
Jika Ethereum terus memimpin arus masuk modal, ini bisa menjadi sinyal awal kebangkitan altcoin yang lebih luas, dan mungkin awal dari "mini altcoin season" berikutnya. Informasi ini dikutip dari kabartifa.id.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Segala keputusan investasi yang Anda ambil berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan untuk menjual atau membeli.

