KabarTifa- Harga Ethereum (ETH), aset kripto nomor dua di dunia, mengalami koreksi tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (15/10/2025). Data dari Tokocrypto menunjukkan ETH berada di level $4.096,58, turun 1,2% dalam 24 jam terakhir.
Meski terkoreksi, kapitalisasi pasar Ethereum masih besar, mencapai $494,45 miliar dengan volume perdagangan harian $67,53 miliar. Saat ini, ada 120,7 juta ETH yang beredar, menjadikannya salah satu aset kripto teraktif di pasar global.

Dalam 24 jam terakhir, ETH sempat menyentuh harga terendah $3.895,97 dan tertinggi $4.154,17, menunjukkan volatilitas yang masih tinggi akibat sentimen pasar yang melemah. Secara mingguan, Ethereum turun sekitar 7,76%, dan dalam sebulan terakhir koreksi mencapai 11,87%. Namun, dalam tiga bulan terakhir, ETH masih mencatatkan kenaikan positif 22,84%, menandakan tren jangka menengah yang masih kuat.
Analis menilai koreksi ini sebagai fase konsolidasi yang sehat sebelum potensi kenaikan baru. Investor mulai lebih berhati-hati setelah lonjakan harga yang terjadi pada kuartal ketiga 2025.
Beberapa faktor mempengaruhi pergerakan harga ETH, termasuk sentimen pasar kripto secara umum, perkembangan regulasi, adopsi teknologi blockchain, dan kinerja proyek-proyek DeFi (Decentralized Finance) yang dibangun di atas Ethereum.
Analis memperkirakan Ethereum berpotensi rebound dalam jangka menengah jika bertahan di atas level support psikologis $3.900. Jika tekanan jual mereda dan Bitcoin stabil di atas $115.000, ETH berpeluang menguji kembali resistance di kisaran $4.200-$4.300. Sebaliknya, jika penurunan berlanjut, area $3.800-$3.700 akan menjadi titik krusial.
Sentimen positif dapat muncul dari perkembangan ekosistem Ethereum, terutama peningkatan aktivitas jaringan dan proyek DeFi besar yang aktif menggunakan blockchain ini.
Harga Ethereum saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah reli panjang yang sempat membawa aset ini menembus level $4.100. Meskipun ada tekanan jangka pendek, fundamental Ethereum tetap kuat berkat perannya sebagai fondasi utama ekosistem Web3, DeFi, dan NFT. Jika minat investor terhadap teknologi blockchain dan aplikasi terdesentralisasi meningkat kembali, ETH berpotensi menjadi salah satu aset kripto yang paling cepat pulih dalam siklus pasar berikutnya.
Pantau terus perkembangan pasar kripto dan berita terbaru seputar Ethereum di kabartifa.id.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Artikel ini bersifat informatif, bukan ajakan untuk menjual atau membeli.

