KabarTifa- Dunia kripto kembali dihebohkan dengan pergerakan harga yang signifikan dari World Liberty Financial (WLFI), sebuah proyek kripto yang erat kaitannya dengan keluarga Trump. Token ini mencatatkan lonjakan harga hingga 12,91% dalam 24 jam terakhir, jauh melampaui performa aset kripto raksasa seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).
Kenaikan harga WLFI menjadi $0,1408 ini juga diikuti dengan lonjakan volume perdagangan yang mencapai 128%, mengindikasikan adanya peningkatan likuiditas dan minat beli yang kuat dari para investor. Momentum ini muncul di tengah sorotan publik terhadap keputusan Presiden Donald Trump yang memberikan grasi kepada Changpeng "CZ" Zhao, pendiri bursa kripto Binance, atas pelanggaran aturan anti pencucian uang (AML) di Amerika Serikat.

Lonjakan harga WLFI ini mengungguli kinerja dua aset kripto terkemuka di dunia. Data menunjukkan bahwa volume perdagangan WLFI meningkat lebih dari dua kali lipat, mencerminkan minat beli baru yang signifikan. Analis dari Benzinga melaporkan bahwa pergerakan harga ini menandakan masuknya investor baru yang berspekulasi terhadap dampak politik dan sentimen pro-kripto dari Trump.
Keputusan kontroversial Trump memberikan grasi kepada CZ, yang sebelumnya dihukum karena melanggar peraturan AML, menjadi katalis utama di balik lonjakan harga WLFI. Langkah ini memicu euforia di kalangan komunitas kripto, terutama para pendukung Trump yang melihatnya sebagai sinyal dukungan terhadap kebebasan finansial dan desentralisasi.
Menariknya, World Liberty Financial memiliki hubungan bisnis tidak langsung dengan Binance. Awal tahun ini, stablecoin WLFI – World Liberty Financial USD (USD1), dipilih untuk menyelesaikan kesepakatan senilai $2 miliar antara Binance dan firma investasi Abu Dhabi, MGX Capital. Keterkaitan ini membuat grasi kepada CZ secara tidak langsung memberikan sentimen positif terhadap WLFI.
Meskipun menikmati reli yang signifikan, perjalanan WLFI tidak selalu mulus. Sejak debut perdagangannya bulan lalu, token ini sempat mengalami penurunan hampir 70% dari harga tertingginya. Penurunan ini menghapus lebih dari $3 miliar kapitalisasi pasar, menimbulkan keraguan di kalangan analis tentang fundamental proyek ini. Namun, lonjakan harga terbaru menunjukkan potensi pembalikan tren, setidaknya dalam jangka pendek.
Menurut situs resmi proyek, keluarga Trump menguasai sekitar 22,5 miliar token WLFI, yang kini bernilai lebih dari $3 miliar USD berdasarkan harga pasar saat ini. Hal ini memperkuat persepsi bahwa token ini berperan sebagai "aset politik digital" di bawah pengaruh Trump.
Analis pasar memperingatkan bahwa reli ini bisa menjadi "bull trap" – kenaikan jangka pendek akibat spekulasi politik. Namun, bagi sebagian investor, WLFI dianggap sebagai representasi "Trumponomics versi blockchain", dengan misi menjadikan Amerika Serikat pemimpin di dunia keuangan digital. Jika proyek ini berhasil menarik mitra institusional baru, potensi kebangkitan jangka menengah masih terbuka.
Reli 12% WLFI dalam 24 jam terakhir menyoroti betapa kuatnya hubungan antara politik dan pasar kripto. Grasi Trump terhadap pendiri Binance tidak hanya memengaruhi persepsi regulasi, tetapi juga menjadi katalis bagi token-token yang berafiliasi secara politik. Dengan volume perdagangan yang melonjak dan minat investor yang meningkat, WLFI kini menjadi tokoh utama dalam narasi kripto-politik global.

