Close Menu
    FacebookX (Twitter)Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    FacebookX (Twitter)InstagramPinterestVimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - XRP Siap Meledak? Sinyal Senat AS Buka Pintu US$3!
    Crypto

    XRP Siap Meledak? Sinyal Senat AS Buka Pintu US$3!

    Tifa AnggrainiByTifa Anggraini04-01-2026 - 19.45Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    XRP Siap Meledak? Sinyal Senat AS Buka Pintu US$3!
    Share
    FacebookTwitterLinkedInPinterestEmail

    Editor: BobonSyah

    KabarTifa- Harga XRP menunjukkan momentum penguatan yang signifikan, didorong oleh gelombang optimisme pasar terhadap kemajuan regulasi aset digital di Amerika Serikat. Aset kripto ini kini berpotensi menembus level US$3 dalam waktu dekat, seiring dengan sinyal positif yang datang dari Senat AS.

    XRP Siap Meledak? Sinyal Senat AS Buka Pintu US!
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    Sorotan utama kini tertuju pada Senat AS, di mana Komite Perbankan telah menjadwalkan pembahasan "Market Structure Bill" pada 15 Januari mendatang. Rancangan undang-undang ini dinilai sangat ramah terhadap industri kripto dan diharapkan mampu membuka keran investasi institusional yang lebih besar ke pasar aset digital, termasuk XRP. Perkembangan ini menjadi angin segar setelah proses legislasi sempat tertunda akibat penutupan sementara pemerintah AS, yang sebelumnya menekan harga XRP dari puncaknya di US$2,96 pada Oktober menjadi US$1,77 di bulan Desember.

    XRP sendiri telah menunjukkan performa mengesankan pada akhir pekan, berada di jalur untuk menutup empat hari perdagangan berturut-turut dengan kenaikan. Penguatan ini secara langsung dihubungkan dengan spekulasi bahwa Senat AS akan meloloskan RUU Pasar Struktur tersebut, sebuah langkah yang diantisipasi pasar akan memberikan kejelasan regulasi yang telah lama dinantikan.

    Fenomena menarik lainnya adalah kinerja luar biasa dari ETF spot XRP. Sejak debutnya, produk investasi ini telah menarik arus masuk bersih sebesar US$1,18 miliar. Angka ini jauh melampaui performa ETF spot Bitcoin dan Ethereum, yang justru mencatat arus keluar signifikan sepanjang Desember. Secara spesifik, ETF spot XRP berhasil menarik hampir US$500 juta pada bulan tersebut, sementara ETF spot Bitcoin dan Ethereum masing-masing kehilangan lebih dari US$1 miliar dan US$600 juta. Disparitas arus dana ini memicu spekulasi bahwa XRP mulai "memisahkan diri" dari tren pergerakan Bitcoin dan pasar kripto secara umum.

    KabarTifa.id melaporkan, CEO Canary Funds, Steven McClurg, menyebut XRP berpotensi menjadi aset yang bergerak independen dari altcoin lainnya. Menurutnya, ketahanan XRP di tengah pelemahan pasar kripto menunjukkan peluang terjadinya puncak harga baru pada tahun 2026.

    Dari sisi regulasi, status hukum XRP juga semakin kokoh setelah Pengadilan Banding AS menyetujui pencabutan banding antara Ripple dan SEC pada Agustus lalu. Putusan ini memperkuat posisi XRP sebagai aset non-sekuritas, sekaligus membuka jalan bagi pengembangan pasar ETF spot XRP di AS.

    Dengan kombinasi kuat antara arus masuk institusional dan momentum regulasi yang positif, prospek XRP dinilai tetap cerah. Dalam jangka menengah 4-8 minggu, XRP diproyeksikan berpotensi menguji level US$3, sementara target jangka lebih panjang 8-12 minggu berada di kisaran US$3,66.

    Namun, prospek cerah ini tidak lepas dari sejumlah potensi risiko. Di antaranya adalah kemungkinan pengetatan kebijakan moneter global, berkurangnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve, hingga potensi penolakan politik terhadap Market Structure Bill. Jika risiko-risiko tersebut terwujud, XRP berpeluang kembali tertekan menuju area US$1,75.

    Secara teknikal, XRP masih bergerak di bawah rata-rata pergerakan 50 hari dan 200 hari, menandakan struktur jangka pendek yang masih berhati-hati. Namun, para analis menilai bahwa fundamental yang menguat dapat menjadi penyeimbang tekanan teknikal tersebut.

    Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada arah kebijakan The Fed, sikap Bank of Japan, data ekonomi AS, serta kelanjutan pembahasan regulasi kripto di Washington. Jika sentimen tetap mendukung, XRP dinilai memiliki peluang besar untuk melanjutkan reli dan mendekati level US$3 dalam beberapa pekan mendatang.

    Share.FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrEmail
    Previous ArticlePos Sebelumnya
    Next Article KOM Meroket 25% di Tengah Likuiditas Kering: Apa Dalangnya?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Geger! Visa Gandeng Polygon, Revolusi Pembayaran Global?

    30-04-2026 - 13.15
    Crypto

    Pi Network Terjun Bebas! Ancaman Makro Hantui Kripto?

    30-04-2026 - 13.00
    Crypto

    LINK Terjepit! Akankah Tembus $10 atau Jatuh ke $8?

    30-04-2026 - 05.15
    Add A Comment
    Leave A ReplyCancel Reply

    FacebookX (Twitter)InstagramPinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.