Editor: BobonSyah
KabarTifa- Dogecoin (DOGE) kembali menghadapi tekanan jual signifikan pada perdagangan Jumat, 1 September 2026, di tengah gejolak pasar kripto global yang tak menentu. Aset digital berbasis meme ini terkoreksi sekitar 2% secara harian, diperdagangkan di kisaran $1,1430, akibat minimnya partisipasi investor ritel serta bayang-bayang tekanan makroekonomi global.

Pelemahan ini tidak lepas dari rilis data tenaga kerja Amerika Serikat yang mengecewakan. Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS) melaporkan bahwa Nonfarm Payrolls (NFP) AS hanya bertambah 50.000 pada Desember, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 60.000. Meskipun tingkat pengangguran tercatat turun tipis ke 4,4% (lebih rendah dari perkiraan 4,5%), BLS juga merevisi data Oktober dan November, dengan total lapangan kerja 76.000 lebih rendah dari laporan sebelumnya. Data ini mengindikasikan potensi perlambatan ekonomi, memicu kekhawatiran dan aksi jual di pasar aset berisiko, termasuk kripto.
Volatilitas Dogecoin Meningkat Tajam
Reaksi pasar terhadap data ini cukup sigap, menyebabkan volatilitas melonjak tajam. Dogecoin menjadi salah satu yang terdampak, anjlok sekitar 2% dan sempat menyentuh level $1,1430 pada saat penulisan. Di sisi lain, Bitcoin (BTC) terpantau sedang menguji level psikologis $90.000, sementara Ethereum (ETH) mengalami koreksi tipis namun masih berhasil bertahan di atas $3.000.
Minat investor di pasar derivatif Dogecoin juga menunjukkan sinyal pelemahan. Data Open Interest (OI) kontrak berjangka DOGE, yang sempat melonjak ke $1,96 miliar pada Selasa dari $1,55 miliar di awal Januari, kini kembali turun ke $1,82 miliar pada Jumat. Penurunan ini mencerminkan menciutnya minat spekulatif dan partisipasi ritel yang lesu, berpotensi menekan peluang pemulihan harga DOGE dalam jangka pendek.
ETF Dogecoin Memberi Secercah Harapan
Namun, di tengah tekanan, ada secercah harapan dari produk ETF spot Dogecoin yang terdaftar di AS. Produk ini masih mencatat arus masuk, meskipun dalam skala terbatas. Pada Kamis, ETF DOGE membukukan inflow sekitar $334.000. Data dari SoSoValue juga menunjukkan total arus masuk ETF DOGE mencapai $2,3 juta pada 2 Januari—terbesar sejak peluncuran—diikuti $1,6 juta pada awal pekan ini. Arus masuk yang berkelanjutan ini dinilai dapat menopang sentimen risiko dan berpotensi membuka jalan bagi pemulihan harga jika kondisi pasar secara keseluruhan membaik.
Analisis Teknikal: Support Krusial di $0,1276
Dari perspektif analisis teknikal, Dogecoin masih bergulat dengan tekanan bearish. Upaya pemulihan harga terhambat oleh EMA 50-hari, sementara EMA 100-hari dan 200-hari yang sama-sama menunjukkan tren menurun memperkuat sentimen bearish jangka menengah. Indikator MACD masih berada di wilayah positif, namun momentumnya mulai melemah. Relative Strength Index (RSI) berada di level 55, mengindikasikan kondisi netral yang cenderung bullish.
Analis pasar menyoroti level $0,1276 sebagai support krusial, yang merupakan area penembusan sebelumnya. Jika DOGE berhasil bertahan di level ini, ada peluang untuk menguji resistance berikutnya di sekitar EMA 200-hari. Namun, kegagalan untuk mempertahankan area support tersebut berisiko memicu koreksi lebih dalam, berpotensi menuju level terendah yang tercatat pada Desember. Investor disarankan untuk memantau pergerakan harga di sekitar level krusial ini.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

