KabarTifa- Platform decentralized exchange (DEX) derivatif terkemuka, Hyperliquid, kembali menarik perhatian komunitas kripto dengan pengajuan Proposal HIP-4. Inisiatif tata kelola ini digadang-gadang akan merevolusi cara perdagangan derivatif dengan memperkenalkan pasar prediksi (prediction markets) dan instrumen mirip opsi (options-like instruments) tanpa risiko likuidasi maupun penggunaan leverage.
Dilansir dari Cointelegraph, proposal HIP-4 bukan sekadar pembaruan biasa. Ini adalah langkah strategis Hyperliquid untuk bertransformasi dari sekadar Perpetual DEX menjadi ekosistem finansial terdesentralisasi yang lebih komprehensif. Fokus utamanya adalah manajemen risiko yang lebih baik dan aksesibilitas bagi para trader ritel, yang selama ini sering terbebani oleh kompleksitas dan bahaya likuidasi mendadak di pasar kripto yang volatil.

Inovasi "Bebas Likuidasi" yang Dinanti
Apa yang membuat HIP-4 begitu istimewa? Jawabannya terletak pada fitur "bebas likuidasi". Berbeda dengan produk derivatif konvensional seperti perpetual futures yang mengandalkan leverage dan mekanisme margin, instrumen baru ini dirancang agar pengguna tidak akan kehilangan posisi secara paksa akibat fluktuasi harga ekstrem. Ini adalah angin segar bagi trader ritel yang sering trauma dengan volatilitas pasar kripto, di mana pergerakan harga yang tiba-tiba dapat melenyapkan modal dalam sekejap.
Selain itu, HIP-4 juga mengusulkan aktivasi pasar prediksi. Di sini, pengguna bisa berspekulasi terhadap hasil suatu peristiwa atau kondisi pasar tanpa harus terlibat langsung dalam perdagangan aset spot atau derivatif berisiko tinggi. Fitur ini memungkinkan partisipan pasar untuk mengelola risiko mereka dengan lebih baik, sekaligus mengakses produk spekulatif dengan struktur pembayaran yang lebih jelas.
Mengapa Ini Penting bagi Ekosistem DeFi?
Selama ini, salah satu penghalang utama adopsi DeFi derivatif adalah kompleksitas dan risiko tinggi yang terkait dengan leverage. Banyak trader ritel tertarik pada potensi keuntungan, namun enggan menghadapi ancaman likuidasi mendadak. Tim Riset Tokocrypto menyoroti bahwa inovasi produk "bebas likuidasi" ini merupakan langkah strategis yang dapat menarik segmen trader ritel yang menghindari risiko tinggi.
"Hyperliquid terus berevolusi dari sekadar Perp DEX menjadi ekosistem finansial lengkap," ujar Tim Riset Tokocrypto, menggarisbawahi potensi perluasan basis pengguna ke kalangan yang lebih konservatif namun tetap ingin mendapatkan eksposur pasar kripto. Dengan menghilangkan leverage dan likuidasi, HIP-4 berpotensi memperluas basis pengguna Hyperliquid secara signifikan.
Pasar prediksi sendiri telah lama dianggap sebagai salah satu aplikasi paling menarik di Web3, karena kemampuannya menggabungkan informasi kolektif (wisdom of the crowd) dengan insentif finansial. Dalam konteks DeFi, fitur ini tidak hanya dapat meningkatkan keterlibatan dan volume transaksi, tetapi juga memperkaya variasi produk di dalam ekosistem.
Dampak Jangka Panjang bagi Hyperliquid
Proposal HIP-4 memperkuat narasi bahwa Hyperliquid tidak ingin terjebak sebagai platform "satu produk satu fungsi". Dengan memperluas lini produknya, Hyperliquid berpotensi menarik pengguna baru dari luar segmen trader leverage tinggi. Ini juga dapat meningkatkan retensi pengguna melalui diversifikasi instrumen, sekaligus memposisikan diri sebagai alternatif terdesentralisasi yang kuat bagi platform derivatif terpusat.
Strategi ini juga sangat relevan di tengah meningkatnya tekanan regulasi terhadap bursa derivatif terpusat. Produk dengan risiko lebih rendah, seperti yang diusulkan dalam HIP-4, cenderung lebih mudah diterima oleh regulator, memberikan Hyperliquid keunggulan kompetitif di masa depan.
Tantangan dan Hal yang Perlu Dipantau
Meskipun terdengar sangat menarik, implementasi HIP-4 tetap memiliki tantangan. Desain instrumen options-like tanpa leverage memerlukan mekanisme penetapan harga dan manajemen risiko yang solid agar tidak menciptakan celah eksploitasi atau ketidakseimbangan pasar. Selain itu, adopsi pasar prediksi sangat bergantung pada likuiditas dan kualitas event yang ditawarkan. Tanpa partisipasi aktif, pasar prediksi berisiko menjadi sepi dan tidak efisien.
Proposal HIP-4 Hyperliquid menandai langkah ambisius menuju DeFi yang lebih inklusif dan ramah risiko. Dengan menghadirkan pasar prediksi serta instrumen mirip opsi tanpa likuidasi dan leverage, Hyperliquid berpotensi menjangkau segmen pengguna yang selama ini menghindari derivatif kripto. Jika dieksekusi dengan baik, inovasi ini tidak hanya akan memperkuat posisi Hyperliquid di sektor DEX derivatif, tetapi juga mendorong evolusi DeFi ke arah produk yang lebih matang, beragam, dan berkelanjutan.
Editor: BobonSyah
