Editor: BobonSyah
KabarTifa- Harga Pi Network (PI) kembali menunjukkan pelemahan signifikan dalam 24 jam terakhir, mencerminkan tekanan jual yang terus-menerus di tengah gejolak pasar kripto global. Dalam 24 jam terakhir, data menunjukkan PI merosot 3,15%. Meskipun koreksi ini tampak lebih moderat dibandingkan penurunan pasar kripto global yang mencapai 5,68%, pelemahan harian ini justru memperpanjang tren bearish yang telah mencengkeram aset ini selama sebulan terakhir.

Dalam rentang 30 hari terakhir, nilai PI telah merosot tajam sekitar 26,7%, mengindikasikan adanya masalah struktural yang mendalam. Kombinasi antara tokenomics yang membebani, sentimen investor yang memburuk, dan sinyal teknikal yang lemah kini menjadi beban utama yang menyeret harga Pi Network ke level kritis.
Bayang-bayang Ancaman: Unlock Token Februari 2026
Salah satu ancaman terbesar yang membayangi Pi Network adalah jadwal unlock token dalam jumlah masif yang dijadwalkan pada Februari 2026. Berdasarkan data on-chain dan laporan pasar, lebih dari 193 juta token PI, dengan estimasi nilai di atas $31 juta, akan membanjiri pasar dalam satu bulan tersebut. Puncak unlock diperkirakan terjadi pada 13 Februari, di mana hampir 24 juta PI akan masuk ke sirkulasi dalam satu hari, atau rata-rata lebih dari 7 juta PI per hari.
Kondisi ini menciptakan tekanan pasokan berlebih (supply overhang) yang substansial. Tanpa pertumbuhan permintaan yang sebanding, penambahan pasokan hampir selalu diterjemahkan sebagai tekanan jual. Tak mengherankan jika pelaku pasar mulai melakukan aksi jual pre-emptif guna mengantisipasi potensi penurunan lebih lanjut saat unlock benar-benar terjadi.
Sorotan Tajam pada Aktivitas Wallet Tim Inti
Selain isu unlock token, perhatian investor juga tertuju pada aktivitas mencurigakan dari wallet internal tim inti Pi Network. Data on-chain menunjukkan adanya perpindahan sekitar 500 juta token PI, senilai kurang lebih $80 juta, antar wallet yang berlabel "PI Foundation".
Meskipun belum ada indikasi bahwa token tersebut langsung dikirim ke bursa, pergerakan dana sebesar ini oleh pihak internal seringkali memantik spekulasi dan kekhawatiran pasar. Investor ritel cenderung berspekulasi bahwa token-token tersebut berpotensi dijual di kemudian hari, yang dapat menambah tekanan suplai yang sudah ada. Secara psikologis, kondisi ini memperparah sentimen investor yang sudah rapuh, mendorong holder jangka pendek untuk memilih keluar dari posisi mereka.
Struktur Teknikal yang Rapuh di Ambang Batas
Dari sisi teknikal, Pi Network masih terperangkap dalam cengkeraman tren penurunan yang jelas. Harga PI saat ini diperdagangkan di bawah seluruh rata-rata pergerakan utama, termasuk SMA 30 hari di sekitar $0,187. Ini menandakan bahwa tren menengah masih sepenuhnya dikuasai oleh penjual.
Indikator RSI yang berada di level 25,79 menunjukkan zona oversold ekstrem. Namun, pengalaman pasar menunjukkan bahwa kondisi oversold bukan jaminan otomatis pembalikan tren. Selama momentum negatif terus berlanjut dan volume pembelian belum menunjukkan peningkatan signifikan, kondisi oversold bisa bertahan lebih lama dari perkiraan.
Zona $0,15–$0,16 kini menjadi level support krusial. Jika harga PI gagal bertahan dan ditutup di bawah $0,15, potensi breakdown teknikal akan semakin besar, membuka gerbang penurunan lebih lanjut menuju area $0,14 atau bahkan lebih rendah.
Outlook: Volatilitas Tinggi Masih Mengintai
Secara keseluruhan, tekanan harga Pi Network saat ini merupakan hasil dari perpaduan antara tokenomics yang cenderung inflasioner, sentimen negatif akibat aktivitas internal, dan struktur teknikal yang rapuh. Meskipun potensi technical bounce selalu ada karena kondisi oversold, reli tanpa pendorong fundamental kuat berisiko hanya bersifat sementara.
Bagi investor dan trader, periode menjelang 13 Februari akan menjadi fase krusial untuk mencermati data aliran dana ke bursa, volume perdagangan, serta reaksi harga di level support utama. Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan pasar kripto dapat Anda temukan di kabartifa.id.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

