Editor: BobonSyah
KabarTifa- Harga aset kripto XRP kembali menjadi sorotan tajam setelah mengalami penurunan signifikan, menyentuh level $1,42 pada Selasa, 10 Februari 2026. Namun, di tengah sentimen jual yang kuat ini, sebuah fenomena menarik terungkap dari analisis data on-chain: para investor institusional atau yang dikenal sebagai "whale" justru menunjukkan sikap pasif, belum melakukan aksi jual besar-besaran. Ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan analis dan investor: sinyal apa yang sebenarnya dikirimkan oleh para pemegang besar XRP?

Data metrik Whale to Exchange Flow, yang mengukur pergerakan aset dari dompet besar ke bursa, saat ini berada pada titik terendah historis. Indikator ini mengisyaratkan bahwa mayoritas tekanan jual yang terjadi belakangan ini lebih banyak didorong oleh kepanikan investor ritel, bukan dari keputusan strategis para whale.
Pola Historis: Whale Jual Saat Harga Naik, Bukan Saat Turun
Secara historis, perilaku whale dalam pasar kripto cenderung konsisten: mereka justru melepas aset saat harga melonjak, bukan saat harga anjlok. Pola ini menunjukkan bahwa para pemegang besar XRP mungkin sedang menunggu momentum yang tepat, yaitu saat harga kembali merangkak naik, sebelum mendistribusikan kepemilikan mereka ke pasar.
Ambil contoh pada periode Maret-April 2025. Saat itu, aliran whale ke bursa tercatat sangat rendah di tengah pergerakan harga XRP yang lesu. Kondisi ini mengindikasikan suplai yang ketat karena minimnya penjualan dari whale, yang kemudian diikuti oleh lonjakan harga signifikan pada Juli 2025. Memasuki Juni-Juli 2025, rasio whale to exchange flow masih berada dekat level terendah historis ketika reli awal dimulai. Namun, seiring harga terus naik, aksi ambil untung mulai muncul dan aliran whale ke bursa melonjak tajam di dekat puncak harga. Lonjakan tersebut menjadi sinyal distribusi, yang kemudian diikuti koreksi pasar.
Pola serupa terulang pada Desember 2025 hingga Januari 2026. Meskipun harga XRP terus melemah, rasio whale to exchange flow tetap rendah. Analisis data menunjukkan bahwa tekanan jual kala itu didominasi oleh investor ritel, semakin memperkuat pandangan bahwa whale cenderung menahan diri saat pasar bearish.
Harga Turun ke $1,42, Whale Masih Menahan Diri
Dengan harga XRP yang kini berada di sekitar $1,42, ketiadaan peningkatan signifikan pada aliran whale ke bursa menjadi petunjuk penting. Penurunan harga tersebut tidak disertai distribusi besar dari pemegang utama, menandakan bahwa "panic selling" lebih didorong oleh investor kecil.
Berdasarkan perilaku historis, harga XRP berpotensi bergerak sideways atau sedikit lebih rendah dalam jangka pendek seiring menurunnya volatilitas. Fase ini dapat diikuti oleh lonjakan harga mendadak dengan volume rendah. Ketika reli yang sesungguhnya dimulai, aksi jual dari whale diperkirakan akan muncul, yang berpotensi memicu koreksi lebih dalam.
Binance Jadi Kunci Pantau Pergerakan Whale XRP
Analis menekankan bahwa pemantauan metrik whale to exchange flow sebaiknya difokuskan pada Binance. Bursa ini memiliki volume perdagangan spot dan derivatif XRP terbesar, serta order book terdalam, menjadikannya pusat gravitasi bagi aktivitas whale dan institusi.
Pergerakan di bursa lain bisa mencerminkan transfer atau perpindahan dompet, namun modal yang benar-benar mampu menggerakkan harga XRP secara signifikan sebagian besar terkonsentrasi di Binance. Karena itu, metrik Binance Whale to Exchange Flow dinilai sebagai indikator utama yang mencerminkan aksi nyata, bukan sekadar ekspektasi pasar, dan sering memberi sinyal sebelum harga bereaksi.
Menurut Tim Research Tokocrypto, pola historis menunjukkan bahwa ketika whale diam saat harga turun, sering diikuti oleh reli tajam. Whale cenderung menunggu likuiditas beli yang lebih baik (saat harga naik) untuk distribusi. Absennya inflow whale ke bursa saat ini adalah sinyal bahwa "smart money" belum menyerah pada tren.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

