Editor: BobonSyah
KabarTifa- Harga World Liberty Financial (WLFI) mengalami koreksi signifikan, anjlok sekitar 8% dalam 24 jam terakhir dan sempat merosot tajam hingga 17% setelah insiden depeg singkat stablecoin USD1. Guncangan pada stablecoin yang dikaitkan dengan entitas keluarga Trump ini menciptakan gelombang kepanikan di pasar, seketika menghentikan reli yang sebelumnya terbentuk dengan menjanjikan.

Penurunan drastis ini, seperti dilaporkan BeInCrypto, terjadi di tengah pembentukan pola teknikal bullish yang menjanjikan, menempatkan WLFI pada persimpangan krusial: apakah akan terjadi breakout yang kuat atau justru pelemahan lebih lanjut.
Reli Mar-a-Lago Memudar, Pola Cup-and-Handle Tertahan
Sebelum gejolak ini, WLFI sempat menunjukkan performa impresif, melonjak 32% antara 16 hingga 18 Februari, membentuk bagian ‘cup’ dalam struktur pola cup-and-handle. Pola ini secara tradisional dianggap sebagai sinyal kuat kelanjutan tren naik jika harga berhasil menembus garis leher (neckline) tertentu.
Namun, sebelum penurunan, indikator Relative Strength Index (RSI) telah memberikan peringatan dini berupa hidden bearish divergence. Meskipun momentum kenaikan terlihat, harga gagal mengonfirmasi kekuatan tren yang sesungguhnya, sebuah sinyal yang seringkali mendahului koreksi. Setelah USD1 sempat kehilangan patokannya dari US$1, tekanan jual meningkat tajam, memaksa WLFI membentuk bagian ‘handle’ dari pola tersebut, menghapus sebagian besar keuntungan yang telah terkumpul.
Melalui akun resminya di platform X (sebelumnya Twitter) pada 23 Februari 2026, tim WLFI mengklaim bahwa insiden ini merupakan "serangan terkoordinasi". Mereka menuduh adanya peretasan akun co-founder, pembayaran influencer untuk menyebarkan FUD (Fear, Uncertainty, Doubt), serta pembukaan posisi short WLFI besar-besaran untuk mengambil keuntungan dari kekacauan yang disengaja. Namun, WLFI menegaskan bahwa serangan tersebut "tidak berhasil" berkat mekanisme mint-and-redeem USD1 yang solid.
Bukan Aksi Jual Besar, Melainkan Likuidasi Leverage
Data derivatif mengungkapkan lonjakan open interest hingga hampir US$245 juta pada 18 Februari, bertepatan dengan puncak reli WLFI. Namun, setelah itu, funding rate berbalik negatif dan open interest anjlok drastis. Kombinasi ini mengindikasikan fenomena "leverage flush", yaitu penutupan paksa posisi long berleverage yang memicu penurunan harga cepat, bukan aksi jual besar-besaran dari investor jangka panjang.
Dugaan ini diperkuat oleh data exchange inflows. Pada 19 Februari, sekitar 128 juta WLFI masuk ke bursa, namun angka tersebut kini telah turun drastis menjadi hanya 8,9 juta WLFI, atau anjlok sekitar 93%. Penurunan inflow yang signifikan ini mengisyaratkan bahwa tekanan jual dari pasar spot mulai mereda.
Whale Diam-diam Borong 330 Juta Token
Di tengah koreksi pasar, perhatian tertuju pada aktivitas dompet besar (whale) yang memegang lebih dari 1 miliar WLFI. Sejak 19 Februari, dompet-dompet ini secara konsisten meningkatkan kepemilikan mereka dari 8,23 miliar menjadi 8,56 miliar token. Ini berarti sekitar 330 juta WLFI, atau setara dengan US$35 juta, telah diakumulasi saat harga mengalami penurunan.
Aktivitas akumulasi oleh whale di tengah pelemahan harga seringkali mencerminkan keyakinan kuat terhadap potensi pemulihan aset. Pergerakan ini juga mereduksi asumsi bahwa koreksi dipicu oleh distribusi besar-besaran di pasar spot.
Menurut Tim Research Tokocrypto, penurunan tajam WLFI lebih didorong oleh likuidasi paksa posisi long daripada eksodus investor jangka panjang. Akumulasi sunyi oleh whale di tengah gejolak USD1 adalah sinyal kuat adanya "smart money" yang sedang memanfaatkan ketakutan pasar. "Jika WLFI mampu merebut kembali level resistensi US$0,125, pola cup-and-handle yang terbentuk akan terkonfirmasi, membuka jalan bagi reli pemulihan menuju area US$0,166," analisa mereka.
Level Kunci Penentu Arah Selanjutnya
Secara teknikal, WLFI kini berada di area krusial. Untuk mengonfirmasi breakout pola cup-and-handle, harga perlu menembus US$0,125 sebagai neckline utama. Jika berhasil, target berikutnya berada di US$0,166 dan berpotensi menuju US$0,200 jika momentum positif berlanjut.
Namun, risiko tetap membayangi. Penurunan di bawah US$0,101 akan melemahkan struktur bullish, sementara penembusan ke bawah US$0,095 akan membatalkan pola sepenuhnya dan membuka potensi penurunan lebih dalam.
Saat ini, data menunjukkan bahwa penurunan WLFI lebih banyak dipicu oleh likuidasi leverage daripada aksi jual investor jangka panjang. Dengan akumulasi whale dan inflow bursa yang menurun tajam, arah selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan harga menembus resistance kunci dan memulihkan kepercayaan pasar pasca guncangan USD1.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

