KabarTifa- Bagi para pengguna gawai, salah satu ‘dinding’ tak kasat mata yang paling sering ditemui adalah kesulitan berbagi file antara ekosistem Android dan iOS. Namun, sepertinya ‘dinding’ itu kini mulai runtuh. Samsung, raksasa teknologi asal Korea Selatan, secara progresif membuka jalan baru yang revolusioner: kemampuan berbagi file dari ponsel Samsung ke perangkat Apple layaknya AirDrop. Ini bukan lagi sekadar rumor di forum teknologi, melainkan sebuah realitas yang sedang diuji dan diperluas.
Terobosan Lintas Ekosistem Dimulai dari Galaxy S26

Inovasi ini pertama kali diperkenalkan pada lini flagship terbarunya, seri Galaxy S26. Melalui pembaruan fitur Quick Share, yang selama ini menjadi andalan Samsung untuk berbagi file antar perangkat Galaxy, kini hadir opsi baru yang memungkinkan transfer data ke perangkat Apple seperti iPhone, iPad, dan Mac. Cukup dengan mengaktifkan opsi "Share with Apple devices" di menu Quick Share, proses transfer nirkabel dapat langsung dilakukan tanpa perlu aplikasi pihak ketiga yang rumit.
Kabar gembiranya, kemampuan ini tidak hanya eksklusif untuk model terbaru. Samsung menunjukkan komitmennya untuk memperluas jangkauan fitur ini ke generasi Galaxy S sebelumnya, termasuk seri S25, S24, S23, bahkan hingga S22. Beberapa pengguna perangkat Galaxy lawas bahkan sudah mulai menemukan opsi "Bagikan dengan perangkat Apple" di pengaturan Quick Share mereka, menandakan bahwa uji coba sedang berlangsung. Meski demikian, fitur ini belum merata di semua perangkat, terutama di Indonesia, karena masih dalam tahap rollout bertahap atau memerlukan versi One UI terbaru.
Bagaimana Cara Kerjanya? Simpel dan Cepat
Mekanisme kerjanya sangat intuitif, menyerupai cara AirDrop berfungsi. Pengguna cukup memilih file yang ingin dibagikan, lalu memilih perangkat Apple tujuan yang berada dalam jangkauan. Proses transfer berlangsung secara peer-to-peer, artinya data langsung berpindah dari satu perangkat ke perangkat lain tanpa melalui server pihak ketiga. Hal ini menjamin kecepatan transfer yang tinggi dan tidak memerlukan koneksi internet aktif, menjadikannya solusi ideal untuk berbagi file besar di mana saja.
Untuk memastikan kelancaran proses, beberapa hal perlu diperhatikan:
- Kedua perangkat harus berada dalam jarak dekat.
- Wi-Fi dan Bluetooth harus diaktifkan di kedua perangkat.
- Perangkat Apple harus dalam keadaan discoverable (misalnya, AirDrop diatur ke "Everyone" atau "Contacts Only").
- Perangkat Samsung perlu memiliki Quick Share versi terbaru.
Mengapa Langkah Ini Penting? Menjembatani Kesenjangan Ekosistem
Langkah strategis Samsung ini bukan tanpa dasar. Selama ini, salah satu keunggulan kompetitif Apple terletak pada ekosistemnya yang terintegrasi erat, dengan AirDrop sebagai salah satu fitur andalan. Dengan menghadirkan kapabilitas lintas platform ini, Samsung secara efektif menjembatani kesenjangan tersebut, menawarkan solusi praktis yang sangat dibutuhkan dalam penggunaan gawai sehari-hari. Pendekatan ini juga selaras dengan inisiatif Google yang sebelumnya telah mengintegrasikan fitur serupa pada seri Pixel 10 dan diperluas ke Pixel 9, menunjukkan tren industri menuju interoperabilitas yang lebih baik.
Lebih jauh lagi, pembaruan ini direncanakan untuk menjangkau perangkat yang lebih tua yang menjalankan One UI berbasis Android 14, termasuk seri Galaxy S20, S21, dan bahkan beberapa model Galaxy Note. Ini berarti pengguna tidak perlu membeli perangkat baru untuk menikmati kemudahan ini, cukup dengan pembaruan perangkat lunak. Strategi ini tidak hanya meningkatkan loyalitas pengguna tetapi juga memperpanjang masa pakai perangkat. Aspek keamanan juga menjadi prioritas; pengguna dapat mengatur siapa saja yang diizinkan untuk mengirim file, dan karena transfer bersifat peer-to-peer, data tidak perlu melewati server eksternal, menjaga privasi dan integritas informasi.
Jadwal Rilis dan Harapan ke Depan
Fitur ini telah mulai digulirkan secara bertahap sejak akhir Maret 2026, diawali di Korea Selatan. Samsung memiliki rencana ambisius untuk memperluas ketersediaannya ke berbagai wilayah lain, termasuk Asia Tenggara. Meskipun belum ada jadwal pasti kapan semua perangkat lama akan menerima pembaruan ini secara resmi, indikasi yang ada menunjukkan bahwa peluncuran global secara luas akan segera menyusul.
Kemampuan berbagi file lintas ekosistem ini mungkin terlihat sebagai perubahan kecil, namun dampaknya terhadap pengalaman pengguna sehari-hari sangat signifikan. Ketika ponsel Samsung dapat ‘AirDrop’ ke iPhone, batas-batas yang selama ini memisahkan Android dan Apple semakin menipis, membuka era baru interoperabilitas yang lebih mulus dan efisien bagi miliaran pengguna di seluruh dunia.
