Skandal PUMP: Buyback Ratusan Juta Dolar, Harga Malah Anjlok! Ada Apa?
Editor: BobonSyah

KabarTifa- Platform meme coin berbasis Solana, Pump.fun (PUMP), tengah menjadi sorotan tajam di kalangan investor dan komunitas kripto. Meskipun telah menggelontorkan dana fantastis sekitar $350 juta untuk melakukan pembelian kembali token (buyback) sejak Juli 2025, harga PUMP justru mengalami penurunan drastis, memicu pertanyaan besar mengenai efektivitas strategi tersebut dan dugaan adanya permainan di balik layar.
Alih-alih menguat, harga PUMP kini anjlok sekitar 81% dari level tertinggi sepanjang masa yang dicapai pada September lalu, bahkan sempat mencetak rekor terendah baru. Saat ini, token PUMP diperdagangkan di kisaran $0,00165, jauh di bawah harga penawaran awal (ICO) di $0,004 dan puncaknya di $0,0088.
Buyback Agresif, Tekanan Jual Tetap Merajalela
Data dari dashboard resmi Pump.fun, sebagaimana dilaporkan oleh kabartifa.id, menunjukkan bahwa sekitar 116 miliar token telah diserap melalui program buyback, setara dengan 32,9% dari total suplai yang beredar. Program ini didanai hampir seluruhnya dari pendapatan harian protokol, dengan rata-rata pembelian mencapai $1 juta per hari.
Secara teori, langkah pengurangan suplai sebesar ini seharusnya mendorong kenaikan harga token di pasar. Namun, kenyataannya justru sebaliknya; tekanan jual tetap sangat tinggi, menimbulkan keraguan serius akan efektivitas strategi buyback dalam mendukung nilai PUMP.
Dugaan "Exit Liquidity" oleh Pihak Internal Mencuat
Kritik pedas mulai menyeruak dari komunitas, terutama terkait struktur tokenomics proyek tersebut. Beberapa pihak menduga bahwa pihak internal (insider) menguasai sekitar 50% dari total suplai token. Spekulasi ini menguatkan dugaan bahwa program buyback justru dimanfaatkan sebagai "exit liquidity" oleh para insider, di mana mereka berpotensi menjual token mereka setiap kali ada likuiditas yang masuk melalui buyback, bukan sebagai mekanisme untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi investor.
Tim Riset Tokocrypto turut menegaskan pandangan ini, menyatakan, "Buyback agresif saja tidak cukup jika struktur distribusinya bermasalah, apalagi saat pasar percaya insider memegang sekitar 50% supply dan berpotensi menjual ke setiap pantulan likuiditas."
Ancaman "Unlock" Besar Bayangi Masa Depan PUMP
Situasi PUMP diperkirakan akan semakin menantang dengan adanya jadwal "unlock" besar pada 12 Juli 2026. Saat ini, sekitar 59% dari total suplai satu triliun token telah beredar, sementara 41% sisanya masih terkunci. Pelepasan token dalam jumlah besar ini berpotensi membanjiri pasar dan menambah tekanan jual, terutama mengingat sebagian besar token awal dimiliki oleh pendiri dan investor awal dengan biaya perolehan yang sangat rendah.
Kekhawatiran ini diperkuat oleh data on-chain pada Maret lalu yang menunjukkan adanya transfer 1,75 miliar token PUMP dari dompet yang terhubung dengan tim ke bursa Bitget, mengindikasikan potensi aksi jual di masa mendatang.
Pendapatan Miliaran, Harga Tak Beranjak Naik
Ironisnya, di tengah gejolak harga token yang merosot, Pump.fun justru mencatat pendapatan kumulatif lebih dari $1 miliar, berdasarkan data DefiLlama. Namun, performa finansial yang impresif ini sama sekali tidak tercermin dalam pergerakan harga token PUMP.
Ke depan, keberhasilan program buyback PUMP akan sangat bergantung pada bagaimana pasar merespons "unlock" besar yang akan datang. Jika tekanan jual terus meningkat, buyback berpotensi hanya menjadi alat untuk mendistribusikan likuiditas, bukan pendorong nilai intrinsik token.
Peringatan Investasi: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan untuk menjual atau membeli.

