Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto -
    Crypto

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini09-04-2026 - 19.45Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Screenshot 2026 04 09 at 15.16.29
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pi Network Terjun Bebas! Bitcoin Penentu Arah?

    Editor: BobonSyah

    Screenshot 2026 04 09 at 15.16.29
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    KabarTifa- Pi Network (PI) kembali menunjukkan volatilitasnya dengan mencatat penurunan harga sebesar 1,38% dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data Coinmarketcap pada Kamis (9/4), aset kripto ini kini diperdagangkan di kisaran $0,169, sebuah angka yang mencerminkan tekanan jual yang melanda pasar kripto secara keseluruhan.

    Pelemahan PI ini tidak berdiri sendiri. Aset kripto utama, Bitcoin (BTC), juga terpantau terkoreksi sekitar 1,18% dalam periode yang sama. Akibatnya, total kapitalisasi pasar kripto global ikut tergerus 1,26%, kini berada di level $2,41 triliun. Kondisi ini secara jelas mengindikasikan adanya pergeseran sentimen investor menuju mode ‘risk-off’ dalam jangka pendek, di mana aset berisiko cenderung dihindari.

    Pergerakan Pi Masih Terikat Pasar Global

    Analisis pergerakan harga Pi menunjukkan pola ‘beta-driven’, artinya nilai PI cenderung bergerak searah dengan dinamika pasar kripto yang lebih luas, alih-alih didorong oleh faktor internal proyek. Dengan kata lain, Pi Network masih berperan sebagai ‘pengikut’ tren pasar. Indeks Fear & Greed yang stagnan di level netral (42) semakin memperkuat asumsi ini, menandakan bahwa keyakinan investor untuk mendorong harga lebih tinggi masih minim. Aset dengan likuiditas yang lebih rendah seperti Pi memang lebih rentan terhadap perubahan sentimen pasar global.

    Minimnya Katalis Internal Memperparah Tekanan

    Salah satu kendala utama yang membuat Pi sulit menahan tekanan jual adalah minimnya katalis internal yang signifikan. Hingga saat ini, belum ada pengumuman besar, peningkatan aktivitas on-chain yang mencolok, atau lonjakan perhatian dari komunitas yang mampu memberikan dorongan positif.

    Ironisnya, volume perdagangan PI justru mengalami penurunan drastis sekitar 23,19%, mencapai $14,48 juta. Penurunan volume ini mengindikasikan bahwa tekanan jual yang terjadi bukan akibat distribusi besar-besaran, melainkan lebih disebabkan oleh ketiadaan minat beli yang kuat, sebuah fenomena yang kerap disebut ‘passive drift’ di pasar.

    Level Kunci Menentukan Nasib Jangka Pendek

    Dalam jangka pendek, para analis menyoroti level support krusial di sekitar $0,165 sebagai penentu arah. Jika harga Pi mampu bertahan di atas level ini, ada potensi untuk memasuki fase konsolidasi antara $0,165 hingga $0,175. Namun, skenario berbeda akan terjadi jika tekanan jual terus meningkat dan support vital tersebut berhasil ditembus. Risiko penurunan menuju area $0,155-$0,160 akan semakin besar, menjadikan zona ini sebagai benteng pertahanan berikutnya.

    Di sisi lain, level resistance terdekat yang perlu diwaspadai berada di $0,175. Penembusan level ini dengan dukungan volume perdagangan yang solid dapat menjadi sinyal awal perubahan tren positif bagi Pi.

    Bitcoin Tetap Jadi Kompas Utama

    Seperti halnya banyak altcoin lainnya, nasib pergerakan harga Pi Network saat ini sangat bergantung pada performa Bitcoin. Level psikologis $70.000 pada BTC menjadi indikator vital bagi stabilitas pasar kripto secara keseluruhan. Apabila Bitcoin mampu mempertahankan posisinya di atas level tersebut dan kembali menunjukkan penguatan, maka peluang bagi Pi untuk mengalami rebound juga akan meningkat signifikan. Sebaliknya, jika BTC terus terperosok, Pi kemungkinan besar akan tetap berada dalam bayang-bayang tekanan jual. Ketergantungan ini sekali lagi menegaskan bahwa Pi belum memiliki kekuatan fundamental yang cukup untuk bergerak secara independen dari pasar.

    Outlook: Netral dengan Bias Bearish Ringan

    Secara keseluruhan, proyeksi jangka pendek untuk Pi Network cenderung netral dengan bias bearish ringan. Penurunan harga yang terjadi lebih merupakan respons terhadap kondisi pasar kripto global yang melemah, ketimbang dipicu oleh faktor internal proyek. Tanpa adanya katalis baru yang kuat, pergerakan harga PI kemungkinan akan tetap terbatas dalam rentang sempit, dengan risiko penurunan lebih lanjut jika sentimen pasar global memburuk.

    Bagi para investor, mempertahankan level $0,165 akan menjadi kunci penting untuk stabilitas harga. Namun, pada akhirnya, perkembangan pasar secara keseluruhan, terutama fluktuasi Bitcoin, akan tetap menjadi faktor dominan yang menentukan arah Pi dalam waktu dekat.


    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleKripto Geger! Altcoin Ramai, Tapi Trader Lirik Emas?
    Next Article Galaxy A37 5G: Kamera 50MP, AI Cerdas, Diskon 500K!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Kripto Geger! Altcoin Ramai, Tapi Trader Lirik Emas?

    09-04-2026 - 19.30
    Crypto

    09-04-2026 - 19.15
    Crypto

    XRP di Ambang Ledakan? Data Terbaru Bikin Heboh!

    09-04-2026 - 19.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.