KabarTifa.ID – 29 Juni 2026 | Pasar aset kripto kembali diguncang oleh pergerakan signifikan pada salah satu pemain utama di sektor Decentralized Finance (DeFi). Harga AAVE Melonjak 19%, Standard Chartered Pasang Target Fantastis US$3.500 menjadi tajuk utama yang menarik perhatian investor global. Dalam 24 jam terakhir, Aave (AAVE) berhasil mencatatkan kenaikan impresif, diperdagangkan di kisaran US$94,86 pada 27 Juni 2026. Lonjakan ini tidak hanya mengejutkan pasar, tetapi juga memicu diskusi hangat mengenai potensi masa depan protokol DeFi terkemuka ini.
Pemicu utama di balik kenaikan tajam ini adalah laporan mengenai ketertarikan institusional yang semakin besar terhadap ekosistem Aave. Induk perusahaan salah satu bursa kripto besar dilaporkan tengah menjajaki akuisisi 15% saham ekuitas di Aave Group dengan valuasi fantastis sekitar US$385 juta. Minat dari pemain institusional ini memberikan sentimen positif yang kuat, terlebih lagi Aave baru-baru ini memperkenalkan pembaruan tokenomics melalui Aavenomics 3.0, yang diharapkan dapat meningkatkan utilitas dan daya tarik token AAVE.
AAVE Menggebrak Tren Turun, Sinyal Bullish Menguat
Secara teknikal, AAVE menunjukkan performa yang menjanjikan. Aset kripto ini dilaporkan berhasil menembus garis tren turun yang telah membatasi pergerakannya sejak Januari. Lebih lanjut, harga AAVE mampu melampaui level Fibonacci 0,382 di US$80,85 dan level 0,5 di US$87,98 dalam satu sesi perdagangan. Kenaikan ini menempatkan AAVE di atas Exponential Moving Average (EMA) 20 hari di US$78,15 dan EMA 50 hari di US$80,58. Area EMA 100 hari di sekitar US$91,45 kini menjadi level krusial yang perlu dipertahankan untuk menjaga momentum bullish. Dari sisi struktur harga, level resistance awal yang perlu ditembus adalah US$97. Jika momentum terus berlanjut, target selanjutnya berpotensi berada di kisaran US$105,28. Sebaliknya, jika terjadi koreksi, level US$87,98 dan US$80,85 akan menjadi area support penting.
Para analis memperkirakan, jika AAVE mampu merebut kembali area tertinggi sebelumnya di sekitar US$118,23, hal ini akan mengindikasikan perubahan tren yang lebih struktural, bukan sekadar reli sementara. Pergerakan harga ini menegaskan kembali betapa dinamisnya pasar kripto, di mana Harga AAVE Melonjak 19%, Standard Chartered Pasang Target Fantastis US$3.500 bisa menjadi awal dari tren baru.
Aktivitas Derivatif Meningkat, Indikasi Arus Modal Baru
Data dari pasar derivatif AAVE turut mengkonfirmasi meningkatnya minat terhadap aset ini. Volume perdagangan derivatif AAVE dilaporkan melonjak sekitar 20,38% menjadi US$1,20 miliar, sementara open interest melonjak signifikan 35,05% ke angka US$396,26 juta. Peningkatan volume dan open interest secara bersamaan ini mengindikasikan adanya masuknya posisi baru dengan leverage, bukan hanya sekadar pergerakan akibat penutupan posisi short (short covering). Meskipun rasio long/short saat ini berada di 0,8369, yang menunjukkan dominasi posisi short yang tipis, aktivitas likuidasi dalam 24 jam terakhir mencapai US$3,16 juta, dengan mayoritas terdampak pada posisi short.
Lonjakan open interest dari sekitar US$190 juta menjadi US$396 juta dalam beberapa hari terakhir menjadi bukti nyata adanya arus modal baru yang masuk ke dalam perdagangan AAVE, semakin memperkuat narasi positif di balik kenaikan harganya.
Mengapa Institusi Melirik Aave?
Ketertarikan investor institusional terhadap Aave semakin kuat setelah muncul laporan bahwa Payward, induk perusahaan Kraken, sedang dalam pembicaraan awal untuk membeli 15% saham ekuitas di Aave Group. Kesepakatan potensial ini disebut bernilai sekitar US$71 juta dalam bentuk ETH dan token AAVE. Pendiri Aave, Stani Kulechov, telah mengklarifikasi bahwa pembahasan ini bukan terkait penjualan token AAVE dengan diskon, melainkan murni mengenai ekuitas perusahaan.
Selain itu, peluncuran Aavenomics 3.0 menjadi katalis penting lainnya. Pembaruan tokenomics ini mengarahkan seluruh pendapatan protokol dan stablecoin GHO ke Decentralized Autonomous Organization (DAO) serta pemegang AAVE. Mekanisme ini akan didukung oleh program buyback otomatis dan anggaran buyback tahunan diskresioner sebesar US$50 juta. Perubahan ini berpotensi besar memperkuat utilitas token AAVE dan menjadikannya lebih menarik bagi investor jangka panjang.
Standard Chartered Pasang Target Fantastis US$3.500
Sentimen positif terhadap AAVE semakin menguat setelah bank investasi global, Standard Chartered, menetapkan target harga jangka panjang yang sangat ambisius untuk AAVE di level US$3.500 pada tahun 2030. Proyeksi agresif ini didasarkan pada potensi pertumbuhan pasar aset dunia nyata yang ditokenisasi (tokenized real-world assets), yang diperkirakan dapat mencapai nilai US$2,7 triliun. Jika target ini tercapai, AAVE berpotensi mengalami lonjakan nilai yang luar biasa dari level harga saat ini. Namun, Standard Chartered menekankan bahwa proyeksi jangka panjang ini sangat bergantung pada berbagai faktor, termasuk perkembangan regulasi yang kondusif, pertumbuhan pesat sektor DeFi, adopsi institusional yang berkelanjutan, serta kemampuan Aave untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu protokol pinjam-meminjam terdepan di ekosistem kripto.
Dengan kombinasi minat institusional yang menguat, pembaruan tokenomics yang inovatif, peningkatan aktivitas derivatif, dan target harga yang fantastis dari Standard Chartered, Harga AAVE Melonjak 19%, Standard Chartered Pasang Target Fantastis US$3.500 menandakan bahwa AAVE kembali menjadi salah satu aset DeFi yang paling diperhatikan pasar menjelang paruh kedua tahun 2026.

