Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Analisis Grayscale: 15 Protokol Crypto Ini Ternyata Masih Menggiurkan dari Sisi Valuasi, Apa Saja Daftarnya?
    Crypto

    Analisis Grayscale: 15 Protokol Crypto Ini Ternyata Masih Menggiurkan dari Sisi Valuasi, Apa Saja Daftarnya?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini01-07-2026 - 14.03Tidak ada komentar4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa.ID – 01 Juli 2026 | Dalam lanskap aset digital yang terus berevolusi, perusahaan riset terkemuka Grayscale baru-baru ini merilis analisis mendalam yang menyoroti sejumlah protokol kripto dengan potensi valuasi menarik. Grayscale Sebut 15 Protokol Crypto Ini Masih Menarik secara Valuasi, terutama bagi investor yang mencari fundamental kuat di tengah kondisi pasar pasca-bear market yang panjang. Head of Research Grayscale, Zach Pandl, mengemukakan bahwa banyak aset kripto yang menghasilkan pendapatan kini terlihat undervalued jika dinilai berdasarkan pendapatan (earnings) dan arus kas (cash flow), bukan sekadar harga token semata.

    Pandangan Grayscale ini didasarkan pada metrik protocol revenue atau pendapatan protokol selama 12 bulan terakhir. Menurut analisis mereka, banyak dari protokol-protokol teratas di sektor on-chain menunjukkan trailing earnings multiples yang rendah. Hal ini mengindikasikan bahwa valuasi aset-aset tersebut belum sepenuhnya mencerminkan potensi pendapatan riil yang mereka hasilkan dari aktivitas pengguna.

    CLARITY Act sebagai Katalis Potensial

    Salah satu faktor eksternal yang dipandang Grayscale dapat menjadi katalis signifikan bagi sektor kripto adalah potensi pengesahan CLARITY Act di Amerika Serikat. RUU ini bertujuan untuk menyediakan kerangka regulasi yang lebih jelas bagi aset digital. Jika disahkan, CLARITY Act berpotensi mendorong pertumbuhan aset ter-tokenisasi (tokenized assets) dan keuangan on-chain (onchain finance), yang pada gilirannya dapat meningkatkan volume transaksi di berbagai protokol kripto.

    Peningkatan kejelasan regulasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan institusi untuk berpartisipasi lebih aktif dalam ekosistem blockchain. Protokol yang telah memiliki rekam jejak pendapatan, basis pengguna aktif, dan infrastruktur yang matang diprediksi akan menjadi pihak yang paling diuntungkan dari tren ini.

    Hyperliquid Pimpin Daftar Revenue, Protokol Lain Diperdagangkan pada Multiple Rendah

    Berdasarkan data protocol revenue 12 bulan terakhir, Hyperliquid (HYPE) memuncaki daftar dengan pendapatan mencapai US$871 juta. Di posisi kedua, Pump.fun (PUMP) mencatatkan pendapatan sekitar US$459 juta. Keduanya menjadi contoh nyata bagaimana sebuah protokol dapat menghasilkan pendapatan riil dari aktivitas pengguna, di samping memiliki narasi yang kuat.

    Menariknya, Grayscale mencatat bahwa sebagian besar dari 15 protokol teratas tersebut saat ini diperdagangkan pada revenue multiple satu digit. Beberapa protokol seperti PancakeSwap (CAKE), Meteora (MET), dan Collector Crypt (CARDS) bahkan diperdagangkan mendekati 1x pendapatan tahunan mereka. Valuasi yang relatif rendah ini menjadikan aset-aset tersebut tampak menarik bagi investor yang berfokus pada fundamental dan mencari proyek dengan aliran pendapatan yang stabil.

    Arus Kas Menjadi Metrik Kunci

    Zach Pandl menekankan pentingnya arus kas sebagai metrik penilaian. Ia berpendapat bahwa banyak aplikasi on-chain memiliki biaya operasional yang relatif rendah. Oleh karena itu, menilai protokol berdasarkan earnings atau cash flow dapat memberikan gambaran valuasi yang lebih akurat dibandingkan hanya melihat kapitalisasi pasar (market cap) atau narasi pertumbuhan semata, terutama jika pertumbuhan tersebut belum didukung oleh pendapatan yang jelas.

    Pendekatan penilaian ini menandai pergeseran dari metode tradisional yang sering kali hanya mengandalkan potensi pertumbuhan atau popularitas token.

    Dominasi Sektor Finansial dalam Pendapatan Protokol

    Analisis Grayscale menunjukkan bahwa mayoritas dari 15 protokol dengan pendapatan terbesar beroperasi dalam ranah finansial. Kategori ini mencakup berbagai aplikasi dalam ekosistem Keuangan Terdesentralisasi (DeFi), seperti bursa terdesentralisasi (DEX), platform perdagangan perpetual, layanan pinjaman (lending), infrastruktur staking, oracle, dan aplikasi pendukung DeFi lainnya. Ini menegaskan bahwa aktivitas finansial masih menjadi pendorong utama pendapatan dalam lapisan aplikasi blockchain.

    Tokenized Assets Jadi Fokus Utama

    Grayscale juga melihat CLARITY Act memiliki potensi untuk mempercepat pertumbuhan tokenized assets. Tokenisasi aset tradisional seperti saham, obligasi, money market funds, dan stablecoin dapat secara signifikan meningkatkan permintaan terhadap aplikasi on-chain. Jika lebih banyak aset tradisional diadopsi ke dalam blockchain, protokol DeFi yang sudah memiliki likuiditas dan pendapatan kuat berpeluang besar untuk menangkap aliran aktivitas baru ini.

    Perjalanan CLARITY Act dan Potensi Tantangan

    Meskipun memiliki potensi besar, perjalanan CLARITY Act untuk disahkan tidaklah mulus. RUU ini telah melewati Dewan Perwakilan Rakyat (House) pada Juli 2025 dan kemudian diajukan dari Komite Perbankan Senat dengan hasil suara 15-9 pada Mei 2026. Namun, masih terdapat beberapa hambatan, termasuk perdebatan mengenai imbal hasil stablecoin, isu etika, dan perlindungan pengembang dalam Bagian 604.

    Senator Cynthia Lummis mengindikasikan bahwa negosiasi terkait CLARITY Act sedang berlangsung intens, dengan teks final RUU berpotensi dirilis pada awal Juli. Namun, ketidakpastian mengenai penyelesaian isu-isu yang memperlambat prosesnya masih membayangi. Penundaan lebih lanjut dapat menghilangkan salah satu katalis regulasi yang dinanti-nantikan oleh pasar.

    Meskipun Grayscale Sebut 15 Protokol Crypto Ini Masih Menarik secara Valuasi, investor tetap diingatkan untuk bertindak selektif. Pendapatan tinggi tidak secara otomatis menjamin kenaikan harga token. Faktor-faktor seperti tokenomics, distribusi nilai kepada pemegang token, regulasi, dan kondisi pasar secara keseluruhan tetap memegang peranan penting. Namun, dalam pasar yang semakin berorientasi pada fundamental, protokol dengan pendapatan riil berpotensi mendapatkan perhatian lebih besar dibandingkan proyek yang hanya mengandalkan narasi.

    Analisis Grayscale Sebut 15 Protokol Crypto Ini Masih Menarik secara Valuasi ini memberikan perspektif berharga bagi investor yang ingin menavigasi pasar kripto dengan pendekatan yang lebih fundamental. Fokus pada protokol yang menghasilkan pendapatan riil dan memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang melalui dukungan regulasi yang jelas tampaknya menjadi strategi yang menjanjikan.

    DeFi Grayscale Kripto Valuasi Aset Kripto
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleOPPO ColorOS 16 Meluncur: Cek Daftar HP OPPO ColorOS16 dan Fitur AI Canggihnya di Sini!
    Next Article Proyeksi Gila Standard Chartered: AAVE Bisa Meroket ke US$3.500! Akankah Mengungguli Bitcoin?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Sensasi Pasar Kripto: Atletico De Madrid Fan Token Melonjak 56%, Mungkinkah Dipicu Euforia Piala Dunia?

    02-07-2026 - 00.09
    Crypto

    Proyeksi Gila Standard Chartered: AAVE Bisa Meroket ke US$3.500! Akankah Mengungguli Bitcoin?

    01-07-2026 - 17.03
    Crypto

    Geger! Solana Bungkam Ethereum, Rebut 90%+ Volume Tokenized Asset Global: Ini Rahasianya!

    01-07-2026 - 08.56
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.