Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Jeblok! 3 Faktor Makro Ini Jadi Biang Keladinya
    Crypto

    Bitcoin Jeblok! 3 Faktor Makro Ini Jadi Biang Keladinya

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini28-02-2025 - 19.30Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin Jeblok! 3 Faktor Makro Ini Jadi Biang Keladinya
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Harga Bitcoin (BTC) ambles tajam hingga di bawah US$80.000, memicu gelombang panik di pasar kripto. Setelah menyentuh rekor tertinggi awal tahun, BTC kini kehilangan momentum akibat gempuran faktor makroekonomi global. Apakah ini hanya koreksi sementara, atau awal dari penurunan yang lebih dalam? Berikut analisisnya.

    Tiga faktor utama menjadi penyebab tekanan terhadap Bitcoin:

    Bitcoin Jeblok! 3 Faktor Makro Ini Jadi Biang Keladinya
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    1. Perang Dagang Mengguncang Pasar Global: Pengumuman Presiden AS Donald Trump terkait tarif 25% untuk produk Uni Eropa semakin memperkeruh kondisi perdagangan global. Langkah ini menyusul kebijakan tarif serupa terhadap Kanada dan Meksiko, meningkatkan ketidakpastian ekonomi. Investor global pun beralih ke aset aman seperti dolar AS dan obligasi, meninggalkan aset berisiko seperti Bitcoin. Perang dagang juga berpotensi meningkatkan inflasi dan menekan pertumbuhan ekonomi global, tercermin dari tekanan pada indeks saham S&P 500 dan Nasdaq.

    2. Ekonomi AS Tersendat, Investor Khawatir: Perlambatan pertumbuhan ekonomi AS turut menekan pasar kripto. PDB AS (QoQ) hanya tumbuh 2,3%, turun dari 3,1% kuartal sebelumnya. Angka ini menunjukkan pelemahan ekonomi AS, membuat investor lebih memilih menyimpan uang tunai daripada berinvestasi di aset berisiko. Meskipun data Durable Goods Orders menunjukkan sedikit pemulihan di sektor manufaktur, penurunan PDB tetap menjadi sinyal peringatan.

    3. Inflasi AS Menggila, The Fed Naikkan Suku Bunga? Prediksi inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan juga menjadi faktor penekan. Core PCE Price Index MoM diperkirakan naik menjadi 0,4% dari 0,3% sebelumnya. Jika inflasi melebihi ekspektasi, The Fed berpotensi mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, membuat investasi di aset berisiko seperti Bitcoin kurang menarik.

    Analisis Ahli dan Prospek Bitcoin:

    Ekonom Alex Krüger melihat kemiripan pola pergerakan Bitcoin saat ini dengan April 2024, di mana BTC mengalami tekanan sebelum pulih. Ia menyebut perang dagang sebagai salah satu faktor utama penurunan, namun masih melihat potensi pemulihan jangka menengah. Saat ini, BTC telah menembus batas bawah US$91.000, dan berpotensi turun lebih dalam ke kisaran US$70.000 – US$75.000 jika tekanan jual berlanjut. Crypto Fear and Greed Index menunjukkan pasar dalam kondisi "Extreme Fear," level terendah sejak kejatuhan FTX 2022. Namun, kondisi ini secara historis sering menjadi peluang akumulasi bagi investor jangka panjang.

    Secara teknikal, grafik bulanan BTCUSD menunjukkan potensi penurunan ke sekitar US$70.000 jika tidak ada kabar positif dalam beberapa pekan ke depan.

    Kesimpulan:

    Tekanan terhadap Bitcoin disebabkan oleh perang dagang, perlambatan ekonomi AS, dan kekhawatiran inflasi. Investor cenderung bersikap hati-hati hingga ada kepastian lebih lanjut mengenai kebijakan ekonomi global. Meski pasar masih sulit, beberapa analis melihat potensi pemulihan jika inflasi lebih rendah dari perkiraan dan sentimen pasar membaik.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleRahasia Anjloknya Token Baru di Binance!
    Next Article Ramadhan Makin Produktif? 5 Aplikasi Ini Jawabannya!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Misteri di Balik Lonjakan Dana ETF Solana Saat Harga Terjun Bebas!

    10-03-2026 - 19.30
    Crypto

    Ethereum di Ambang Ledakan? Trader Bidik Short Squeeze!

    10-03-2026 - 19.15
    Crypto

    XRP Terancam? $50 Miliar Nyangkut, Harga Sulit Bangkit!

    10-03-2026 - 19.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.