Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Lepas dari Cengkeraman Saham? Ini Bocorannya!
    Crypto

    Bitcoin Lepas dari Cengkeraman Saham? Ini Bocorannya!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini22-04-2025 - 13.30Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin Lepas dari Cengkeraman Saham? Ini Bocorannya!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Harga Bitcoin (BTC) kembali mencuri perhatian setelah menunjukkan tanda-tanda melepaskan diri dari pengaruh pasar saham. Lonjakan open interest (OI) – jumlah kontrak derivatif aktif – hampir 5% dalam 24 jam terakhir menjadi bukti kuatnya. Data Coinglass menunjukkan OI mencapai US$ 58,7 miliar, angka signifikan setelah sebelumnya menyentuh titik terendah dalam beberapa tahun. Ini mengindikasikan kepercayaan pasar terhadap Bitcoin mulai membaik.

    Lebih dari 676.000 BTC kini terlibat dalam kontrak derivatif, dengan lebih dari 115.000 BTC diperdagangkan di bursa besar seperti CME dan Binance. Aktivitas pasar yang meningkat ini sejalan dengan kenaikan harga Bitcoin. Saat artikel ini ditulis, harga Bitcoin naik 3,68% dalam sehari, mencapai US$ 86.860, bahkan sempat menyentuh US$ 88.460. Tren kenaikan juga terlihat dalam jangka mingguan dan bulanan.

    Bitcoin Lepas dari Cengkeraman Saham? Ini Bocorannya!
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Open interest yang tinggi biasanya mencerminkan partisipasi investor yang besar di pasar derivatif. Jika tren ini berlanjut, Bitcoin berpotensi mencetak rekor baru. Yang menarik, kenaikan ini terjadi di tengah ketidakstabilan pasar saham global, termasuk ketegangan perdagangan AS-Tiongkok. Ini menunjukkan kekuatan Bitcoin yang semakin independen dari pergerakan saham.

    Minat investor juga berperan. Pada 21 April, Strategy Inc. membeli 6.556 BTC senilai US$ 555 juta, dan Metaplanet menambah 330 BTC ke portofolionya. Perusahaan besar semakin melihat Bitcoin sebagai aset jangka panjang, mirip emas. Arthur Hayes, mantan CEO BitMEX, bahkan menilai harga Bitcoin saat ini masih murah dan berpotensi menembus US$ 100.000.

    Disclaimer: Seluruh konten di kabartifa.id bersifat informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Penulis: Muhammad Syofri, Trader Forex dan Bitcoin sejak 2013, penulis artikel blockchain, forex, dan cryptocurrency.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleStrategi Gila! Perusahaan Ini Borong Bitcoin Rp5 Triliun!
    Next Article Google Doodle Rayakan Hari Bumi: Lebih dari Sekadar Gambar!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    07-02-2026 - 05.15
    Crypto

    Krisis GMX: Harga Nyungsep, Voting Penentu Nasib!

    07-02-2026 - 05.00
    Crypto

    Chiliz Guncang Pasar! CHZ Siap Jadi Aset Institusional?

    06-02-2026 - 19.45
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.