KabarTifa- Setelah menyentuh rekor harga di atas US$ 124.000 awal bulan ini, Bitcoin kini menunjukkan pergerakan yang kurang stabil. Harga sempat anjlok hingga di bawah US$ 109.000 dalam seminggu yang penuh gejolak. Meskipun banyak investor optimistis reli harga akan berlanjut, tekanan musiman dan ketidakpastian ekonomi global tampak menghambat kenaikannya.
Namun, analis kripto Cryptobirb memiliki pandangan berbeda. Menurutnya, bull run Bitcoin belum berakhir, tetapi sudah mendekati puncaknya. Cryptobirb memperkirakan siklus bull saat ini telah mencapai 93% dari total durasinya. Kesimpulan ini didapat dari analisis data historis, pola pasca-halving, dan tren musiman.

Dengan proyeksi puncak harga antara akhir Oktober hingga pertengahan November 2025, pasar kini memasuki fase krusial. Siklus ini dimulai pasca-halving pada 19 April 2024 dan telah berlangsung selama 1.007 hari. Berdasarkan durasi siklus sebelumnya, Cryptobirb memprediksi puncak harga akan terjadi pada hari ke-1.060 hingga 1.100, atau tepatnya antara 19 Oktober dan 20 November 2025.
Setelah mencapai puncaknya, koreksi besar diperkirakan akan terjadi. Data historis menunjukkan pasar bear biasanya berlangsung antara 370 hingga 410 hari, dengan penurunan harga rata-rata sekitar 66% dari puncaknya. Meskipun saat ini harga sedang terkoreksi, Bitcoin masih berada di atas rata-rata pergerakan mingguan (SMA) 50 dan 200. Biaya penambangan juga stabil di sekitar US$ 97.124, dan rasio profitabilitas seperti NUPL dan MVRV masih menunjukkan kondisi pasar yang sehat, tanpa tanda-tanda kapitulasi pasar.
Pada 21 Agustus lalu, tercatat outflow ETF sebesar US$ 194 juta. Namun, Cryptobirb menilai posisi institusional secara keseluruhan masih kuat dan outflow tersebut tidak cukup signifikan untuk membatalkan tren makro yang sedang berlangsung.
Secara musiman, Agustus-September memang cenderung lemah, tetapi Oktober dan November secara historis merupakan bulan terkuat bagi Bitcoin. Hal ini semakin memperkuat proyeksi puncak siklus dalam 60 hari ke depan. "Intinya, sekitar 60 hari lagi adalah jendela blow-off Bitcoin (15 Oktober – 15 November). ETF memang mencatat outflow, tetapi kalkulasi siklus, halving, dan musim semuanya menunjuk ke finale besar di kuartal keempat," simpul Cryptobirb.
Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel di kabartifa.id bukan nasihat investasi atau saran trading. Sebelum berinvestasi pada mata uang kripto, lakukan riset menyeluruh karena kripto merupakan aset yang volatil dan berisiko tinggi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
