KabarTifa- Analis pasar kripto di platform X, CryptoCon, memprediksi Bitcoin akan mencapai puncak siklus keempatnya sekitar Oktober 2025. Prediksi ini didasarkan pada pola historis tiga siklus Bitcoin sebelumnya (2011-2022). CryptoCon mencatat konsistensi Bitcoin mencapai puncaknya pada minggu ke-152 hingga 154 setelah titik terendah (bottom). Saat ini, Bitcoin hanya berjarak 21 minggu atau sekitar 5 bulan dari angka tersebut.
Dengan perhitungan tersebut, fase akumulasi dan euforia diperkirakan akan berakhir dalam waktu dekat. CryptoCon menambahkan bahwa sebagian besar siklus telah melewati "first cycle top" dan bersiap untuk lonjakan terakhir menuju puncak utama. Meskipun beberapa pihak berspekulasi siklus akan berlanjut hingga 2026 karena pergerakan harga yang relatif lambat, CryptoCon menekankan bahwa data dan struktur teknikal saat ini mendukung prediksi puncak di akhir 2025.

"Beberapa orang percaya siklus akan meluas ke 2026 karena pergerakan harga yang lambat. Akan tetapi data sejauh ini justru mendukung bahwa akhir 2025 adalah titik siklus," ujar CryptoCon.
Fase saat ini, menurut CryptoCon, merupakan momen persiapan terakhir sebelum puncak siklus. Lonjakan besar bisa terjadi dalam hitungan minggu, bukan bulan. Namun, investor tetap perlu berhati-hati. Tidak semua siklus identik, dan faktor makro serta likuiditas dapat memengaruhi durasi dan bentuk siklus.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi di mata uang kripto memiliki risiko tinggi dan volatil. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang Anda alami. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi.
