KabarTifa- Harga Bitcoin (BTC) tengah berada di titik krusial, menyentuh angka $109.000 setelah beberapa minggu konsolidasi. Pernyataan dukungan Elon Musk terhadap Bitcoin, indikator RSI bulanan, dan data on-chain yang menunjukkan akumulasi aset, menjadi sorotan utama yang mempengaruhi pergerakan harga. Pertanyaannya kini, mampukah Bitcoin menembus $110.000 dan melanjutkan reli, atau justru akan terkoreksi ke $105.000 bahkan $100.000?
Dukungan Elon Musk, yang baru-baru ini mengumumkan pembentukan partai politik "America Party" yang pro-Bitcoin, telah menyuntikkan sentimen positif ke pasar. Musk menyebut sistem fiat "tak punya harapan," sebuah pernyataan yang cukup signifikan mengingat pengaruhnya di dunia teknologi dan media sosial. Meski begitu, perlu diingat bahwa pengaruh figur publik seperti Musk cenderung bersifat jangka pendek. Tanpa dukungan kebijakan nyata atau adopsi institusional, pergerakan harga yang dipicu sentimen ini bisa cepat mereda.

Analis kuantitatif PlanB mendeteksi potensi kenaikan harga yang lebih signifikan. Ia melihat RSI bulanan Bitcoin mendekati angka 75, yang dalam siklus pasar sebelumnya sering diikuti periode apresiasi harga yang panjang. Jika pola ini berulang, Bitcoin berpotensi mencapai $125.000 di akhir Juli. Namun, PlanB mengingatkan akan tingginya volatilitas pasar.
Gejala Fear Of Missing Out (FOMO) juga mulai terlihat di kalangan investor ritel. Kembalinya minat beli ini bisa mempercepat pergerakan harga, terutama jika diiringi volume perdagangan yang tinggi. Namun, hal ini juga berisiko, karena harga yang mendekati batas atas tanpa dukungan fundamental yang kuat bisa memicu koreksi.
Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di sekitar $109.000, di bawah batas penting $110.000. Penembusan dan bertahan di atas angka tersebut akan membuka jalan menuju $120.000. Kegagalan menembusnya bisa mengakibatkan koreksi ke $105.000, bahkan $100.000.
Data on-chain menunjukkan peningkatan outflow dari platform exchange, menandakan investor lebih memilih menyimpan aset mereka daripada menjualnya. Ini mendukung pandangan bahwa banyak pelaku pasar mengantisipasi apresiasi lebih lanjut. Namun, selama $110.000 belum ditembus, potensi koreksi tetap perlu dipertimbangkan.
Kesimpulannya, Bitcoin berada di fase krusial. Dukungan Elon Musk memberikan sentimen positif, tetapi pengaruhnya terbatas. RSI yang menguat dan FOMO mengindikasikan potensi kenaikan, namun semuanya bergantung pada kemampuan Bitcoin menembus $110.000. Sukses menembusnya akan membuka jalan ke $120.000, sementara kegagalan bisa mengakibatkan koreksi ke $105.000 hingga $100.000. Data on-chain menunjukkan keyakinan investor terhadap prospek jangka panjang, tetapi konfirmasi harga tetap dibutuhkan.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
