Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Tersendat! Apa yang Terjadi?
    Crypto

    Bitcoin Tersendat! Apa yang Terjadi?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini26-05-2025 - 19.00Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin Tersendat! Apa yang Terjadi?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Harga Bitcoin (BTC) kembali gagal menembus level psikologis US$ 110.000. Setelah mencapai puncak di US$ 109.400 pada Minggu (25/5/2025), BTC terkoreksi ke US$ 108.200. Meskipun masih menunjukkan tren positif (higher lows), analis memprediksi reli harga Bitcoin mulai kehilangan momentum. Berdasarkan data dari coingape.com yang dikutip kabartifa.id, dua faktor utama menjadi penyebabnya: penurunan tajam volume transaksi whale dan RSI yang mulai merosot.

    Data Coingecko menunjukkan penurunan drastis volume transaksi whale hingga 57% dalam 48 jam terakhir. Setelah mencapai puncak US$ 112,6 miliar pada 22 Mei (saat BTC mencetak ATH di US$ 110.624), volume anjlok ke US$ 48,15 miliar pada 24 Mei. Penurunan ini mengindikasikan melemahnya minat investor besar di level harga tersebut. Hal ini diperkuat dengan volume perdagangan harian BTC yang hanya mencapai US$ 26 miliar, turun hampir 70% dari puncaknya minggu lalu.

    Bitcoin Tersendat! Apa yang Terjadi?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Meskipun struktur harga Bitcoin masih menunjukkan tren bullish, pergerakan harga yang lamban ini membutuhkan suntikan modal baru. Level support US$ 106.000 menjadi penentu. Jika BTC ditutup harian di bawah level tersebut, risiko penurunan ke US$ 104.000 – US$ 105.000 meningkat.

    Indikator teknikal juga menunjukkan sinyal pendinginan. RSI 14-hari berada di 63.39, turun dari puncak 74, menandakan berkurangnya tekanan beli. MACD histogram mulai mendatar, menunjukkan momentum yang melemah.

    Untuk melanjutkan reli dan menembus US$ 110.000, pasar membutuhkan arus masuk modal baru dari investor besar, seperti yang sebelumnya terjadi dari MicroStrategy, MetaPlanet, dan dana ETF Bitcoin. Jika volume tetap di bawah rata-rata 30 hari (US$ 74 miliar), BTC diperkirakan akan berkonsolidasi dalam rentang sempit.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai saran investasi atau trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleHP OPPO A5x 5G: Spesifikasi Gahar Harga Terjangkau!
    Next Article Oppo Find N6: Ponsel Lipat Tertipis dan Terkencang Tahun 2026?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Polygon Guncang Dunia Keuangan Global: Ini Alasannya!

    13-02-2026 - 05.15
    Crypto

    MegaETH Geger! Uniswap Masuk, Pasar Kripto Gempar!

    13-02-2026 - 05.00
    Crypto

    Pi Network Anjlok ke $0,138: Alarm Bahaya Investor Kripto!

    12-02-2026 - 19.45
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.