Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitmine Makin Dekat Kuasai 5% Suplai Ethereum Usai Tambah 9.926 ETH, Dominasi Institusional Makin Nyata
    Crypto

    Bitmine Makin Dekat Kuasai 5% Suplai Ethereum Usai Tambah 9.926 ETH, Dominasi Institusional Makin Nyata

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini19-08-2026 - 03.05Tidak ada komentar4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitmine Makin Dekat Kuasai 5% Suplai Ethereum Usai Tambah 9.926 ETH, Dominasi Institusional Makin Nyata
    Bitmine Makin Dekat Kuasai 5% Suplai Ethereum Usai Tambah 9.926 ETH, Dominasi Institusional Makin Nyata
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa.ID – 19 Agustus 2026 | Jakarta, 17 Agustus 2026 – Perusahaan investasi kripto, Bitmine Immersion Technologies, kembali menunjukkan ambisinya yang kian nyata di pasar Ethereum. Dalam sepekan terakhir, Bitmine dilaporkan telah menambah kepemilikan Ethereum sebanyak 9.926 ETH, sebuah langkah strategis yang semakin mendekatkan perusahaan pada target menguasai 5% dari total suplai Ethereum. Pembelian senilai sekitar US$18,9 juta ini menegaskan komitmen Bitmine dalam strategi treasury kriptonya, yang dikenal dengan inisiatif “Alchemy of 5%”.

    Dengan tambahan terbaru ini, total kepemilikan Ethereum Bitmine kini mencapai sekitar 5,81 juta ETH. Angka ini menempatkan perusahaan pada posisi yang semakin kuat, hanya membutuhkan sekitar 226.000 ETH tambahan untuk mencapai target ambisiusnya. Jika akumulasi terus berlanjut sesuai rencana, Bitmine berpotensi menjadi salah satu pemegang Ethereum institusional paling dominan di pasar global.

    Strategi Akumulasi Jangka Panjang Bitmine

    Pembelian 9.926 ETH ini merupakan kelanjutan dari strategi akumulasi mingguan yang telah dijalankan Bitmine secara konsisten sejak meluncurkan strategi Ethereum treasury. Dalam pembaruan terbaru, kepemilikan ETH Bitmine tercatat mencapai 5.815.164 ETH, dengan nilai total aset kripto dan kas yang dikelola mencapai sekitar US$11 miliar. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 4,8% dari suplai beredar Ethereum saat ini.

    Strategi ini tidak hanya memposisikan Bitmine sebagai entitas dengan eksposur besar terhadap pergerakan harga ETH, tetapi juga sebagai pemain kunci dalam narasi Ethereum sebagai aset treasury korporasi. Perusahaan melihat Ethereum bukan sekadar aset spekulatif, melainkan sebagai infrastruktur keuangan masa depan.

    Ethereum sebagai Infrastruktur Keuangan Baru

    Tom Lee, tokoh di balik Bitmine, mengaitkan strategi akumulasi Ethereum dengan peran krusial platform tersebut dalam ekosistem tokenisasi aset dan agentic AI. Menurutnya, Ethereum memiliki potensi besar untuk menjadi infrastruktur fundamental bagi transaksi otomatis berbasis blockchain dan pasar keuangan on-chain. Bitmine juga mengamati perkembangan regulasi dan infrastruktur aset digital di Amerika Serikat, seperti GENIUS Act dan SEC Project Crypto, sebagai katalis penting bagi adopsi layanan keuangan berbasis blockchain.

    Pendekatan Bitmine ini berbeda dari strategi treasury konvensional yang hanya berfokus pada penyimpanan aset sebagai lindung nilai. Perusahaan membangun tesis bahwa ETH dapat menghasilkan nilai berkelanjutan melalui penggunaan jaringan, staking, tokenisasi, dan berbagai aktivitas on-chain lainnya.

    Mayoritas Kepemilikan ETH Di-Staking

    Salah satu pilar utama strategi Bitmine adalah memaksimalkan pendapatan pasif melalui staking. Sebagian besar dari total kepemilikan Ethereum mereka ditempatkan dalam mekanisme staking untuk menghasilkan imbalan. Dilaporkan, sekitar 5,07 juta ETH atau 87% dari total kepemilikan Bitmine telah di-staking. Jika proyeksi pendapatan staking tahunan tercapai, perusahaan berpotensi meraup keuntungan signifikan, menjadikannya sumber pendapatan berulang selain potensi apresiasi harga ETH.

    Dengan melakukan staking, Bitmine berupaya mengubah aset treasury mereka menjadi aset produktif. Meskipun staking menawarkan potensi imbalan, strategi ini juga membawa risiko inheren, termasuk risiko teknis, operasional validator, fluktuasi yield, dan potensi tekanan regulasi. Pendapatan dari staking sangat bergantung pada kondisi jaringan Ethereum dan keandalan mitra staking.

    Akumulasi Institusional dan Sinyal Pasar

    Pembelian masif oleh Bitmine menjadi sinyal kepercayaan institusional yang kuat terhadap Ethereum. Namun, akumulasi besar tidak serta merta menjamin lonjakan harga ETH secara instan. Analis teknikal masih mengamati level-level harga krusial. Michaël van de Poppe menyoroti US$1.870 sebagai level support penting dan US$2.000 sebagai area resistance utama.

    Jika ETH berhasil menembus dan bertahan di atas US$2.000, potensi pemulihan yang lebih kuat menuju US$2.800 dapat terbuka. Sebaliknya, kegagalan menembus level tersebut dan pelemahan di bawah US$1.870 dapat memicu tekanan jual lebih lanjut. Analis lain, Ted Pillows, juga mengidentifikasi adanya dinding jual (sell wall) signifikan di kisaran US$1.950-US$2.000, sementara minat beli terkonsentrasi di area US$1.800-US$1.850.

    Menariknya, Bitmine bukan satu-satunya pemain besar yang terlihat mengakumulasi Ethereum. Data dari Lookonchain menunjukkan adanya whale address lain yang juga aktif membeli ETH dan langsung melakukan staking. Peningkatan aktivitas alamat baru harian di jaringan Ethereum, dari 121.210 pada 8 Agustus menjadi 212.560, juga mengindikasikan partisipasi on-chain yang semakin kuat.

    Menuju Target 5% dan Konfirmasi Pasar

    Strategi Bitmine yang terus mengakumulasi ETH dan berupaya menguasai 5% suplai menjadi narasi bullish jangka panjang yang menarik. Dengan total kepemilikan 5,81 juta ETH dan sebagian besar di-staking, Bitmine memperkuat keyakinan institusional terhadap peran ETH sebagai aset produktif. Namun, dalam jangka pendek, pasar kripto masih menanti konfirmasi teknikal, terutama penembusan level psikologis US$2.000.

    Jika ETH berhasil menembus US$2.000, akumulasi Bitmine dapat menjadi katalis tambahan bagi sentimen bullish. Namun, jika level tersebut gagal ditembus dan ETH kembali tertekan di bawah US$1.870, strategi treasury Bitmine mungkin belum cukup untuk menahan koreksi jangka pendek. Perkembangan ini menunjukkan bahwa meskipun Bitmine Makin Dekat Kuasai 5% Suplai Ethereum Usai Tambah 9.926 ETH, sentimen pasar yang lebih luas tetap menjadi faktor penentu pergerakan harga ETH dalam waktu dekat.

    Investasi dan trading aset kripto melibatkan risiko tinggi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

    Bitmine Ethereum Institusional Kripto
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleGeger! Bitcoin Sentuh Zona Panas US$64.600, Perang Likuidasi Menanti!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Geger! Bitcoin Sentuh Zona Panas US$64.600, Perang Likuidasi Menanti!

    19-08-2026 - 00.36
    Crypto

    Strategi Cerdas Strategy: Jual Saham MSTR Rp5 Triliun Demi Kokohkan 840.447 BTC!

    18-08-2026 - 21.10
    Crypto

    Stabil di $1.903,49, Harga Ethereum Hari Ini Bergerak Fluktuatif, Momentum Kenaikan Mulai Tertahan?

    18-08-2026 - 18.37
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.