Close Menu
    FacebookX (Twitter)Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    FacebookX (Twitter)InstagramPinterestVimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - BlackRock Borong Bitcoin Rp600M, XRP Justru Merana!
    Crypto

    BlackRock Borong Bitcoin Rp600M, XRP Justru Merana!

    Tifa AnggrainiByTifa Anggraini20-03-2026 - 19.00Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    BlackRock Borong Bitcoin Rp600M, XRP Justru Merana!
    Share
    FacebookTwitterLinkedInPinterestEmail

    Editor: BobonSyah

    KabarTifa- Arus dana institusional kembali mewarnai dinamika pasar kripto pekan ini, dengan raksasa investasi BlackRock memimpin gelombang pembelian Bitcoin hingga lebih dari US$600 juta. Namun, di tengah euforia tersebut, aset kripto XRP justru menghadapi nasib berlawanan, mencatat arus keluar signifikan dari produk ETF-nya. Fenomena ini menegaskan adanya pergeseran minat investor besar di tengah volatilitas pasar yang terus berlanjut.

    BlackRock Borong Bitcoin Rp600M, XRP Justru Merana!
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    Dilansir dari BeInCrypto, data terbaru ini menggarisbawahi preferensi investor institusional yang semakin selektif dalam menempatkan modal mereka.

    BlackRock Dominasi Pembelian Bitcoin

    Dalam periode 9 hingga 13 Maret 2026, ETF Bitcoin spot secara keseluruhan mencatat total inflow sebesar US$767 juta. Dari jumlah fantastis tersebut, produk iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock berkontribusi paling signifikan, menyumbang sekitar US$600,1 juta atau lebih dari 78% dari total dana masuk. Angka ini semakin memperkuat posisi BlackRock sebagai salah satu pembeli institusional terbesar Bitcoin melalui instrumen yang teregulasi. Sementara itu, Grayscale justru mencatat arus keluar sebesar US$25,9 juta dari produknya dalam periode yang sama.

    Ethereum dan Solana Turut Memikat Investor

    Selain Bitcoin, Ethereum juga turut memikat perhatian investor institusional. ETF berbasis Ethereum mencatat inflow sebesar US$160,9 juta dalam periode yang sama. Produk dari Fidelity menjadi kontributor utama dengan pembelian sekitar US$90,1 juta, meskipun ETF milik Grayscale kembali mengalami arus keluar.

    Menariknya, ETF Solana mulai menunjukkan tanda-tanda awal ketertarikan institusional dengan inflow sebesar US$10,7 juta. Meskipun relatif kecil, angka ini menandai mulai terbukanya diversifikasi minat terhadap aset di luar dominasi Bitcoin dan Ethereum.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, secara on-chain dan aliran modal, ini menunjukkan rotasi institusional yang sangat selektif. "Dana besar masih nyaman menumpuk eksposur ke BTC dan mulai memberi ruang ke ETH serta SOL, tapi belum mau memberi dukungan yang sama ke XRP," ungkap tim tersebut. Mereka menambahkan, "Pesan kasarnya jelas: pasar institusional saat ini lebih suka aset kripto yang likuid, mapan, dan punya jalur adopsi ETF yang lebih bersih daripada cerita yang masih menyisakan keraguan sentimen."

    XRP Jadi Pengecualian di Tengah Tren Positif

    Berbeda jauh dengan aset-aset lainnya, ETF XRP justru mencatat arus keluar sebesar US$28,07 juta dalam periode yang sama. Hal ini menempatkan XRP sebagai satu-satunya aset kripto mayor yang mengalami outflow di tengah gelombang dana masuk ke produk kripto lainnya. Kondisi ini memperpanjang tren tekanan jual terhadap XRP sepanjang Maret, meskipun secara kumulatif total inflow ETF XRP sejak peluncuran masih berada di atas US$1,2 miliar.

    Indikasi Pergeseran Sentimen Institusional

    Perbedaan mencolok dalam arus dana ini mengindikasikan adanya kemungkinan rotasi investasi oleh pelaku institusional. Bitcoin tetap menjadi pilihan utama, diikuti oleh Ethereum dan mulai munculnya minat terhadap Solana, sementara XRP menghadapi tekanan dari sisi permintaan.

    Namun demikian, belum dapat dipastikan apakah tren ini bersifat sementara atau mencerminkan perubahan strategi jangka panjang dari investor institusional. Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada kondisi pasar serta perkembangan sentimen terhadap masing-masing aset kripto.

    Penting untuk Diperhatikan: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

    Share.FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrEmail
    Previous ArticleEditor: Rumaisha
    Next Article Pos Berikutnya
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Geger! Visa Gandeng Polygon, Revolusi Pembayaran Global?

    30-04-2026 - 13.15
    Crypto

    Pi Network Terjun Bebas! Ancaman Makro Hantui Kripto?

    30-04-2026 - 13.00
    Crypto

    LINK Terjepit! Akankah Tembus $10 atau Jatuh ke $8?

    30-04-2026 - 05.15
    Add A Comment
    Leave A ReplyCancel Reply

    FacebookX (Twitter)InstagramPinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.