KabarTifa- Harga Bless Network (BLESS) mengalami penurunan signifikan, merosot 29,41% dalam 24 jam terakhir hingga mencapai level $0,231. Penurunan tajam ini terjadi setelah BLESS sempat mencatatkan lonjakan harga yang signifikan beberapa waktu lalu. Kinerja BLESS bahkan lebih buruk dibandingkan dengan performa pasar kripto secara umum yang justru mengalami kenaikan.
Analis mengidentifikasi setidaknya tiga faktor utama yang memicu penurunan drastis harga BLESS. Pertama, aksi ambil untung oleh para investor setelah BLESS mengalami reli harga yang cukup tinggi. Lonjakan harga BLESS sebesar 512% hingga mencapai $0,231 pada 16 Oktober lalu, yang sekaligus menjadi titik tertinggi di tahun 2025, mendorong para investor untuk merealisasikan keuntungan mereka.

Volume perdagangan BLESS dalam 24 jam terakhir turun drastis sebesar 59,6% menjadi $70,1 juta. Penurunan volume ini mengindikasikan melemahnya momentum kenaikan harga BLESS. Data historis juga menunjukkan pola serupa, di mana koreksi harga sering terjadi setelah reli yang signifikan.
Faktor kedua adalah berakhirnya kompetisi Binance Alpha yang berlangsung dari tanggal 10 hingga 24 Oktober. Kompetisi ini memberikan insentif bagi para trader untuk meningkatkan permintaan BLESS dalam jangka pendek, dengan menawarkan 11 juta token BLESS kepada para trader dengan volume perdagangan tertinggi.
Namun, menjelang berakhirnya acara, para peserta cenderung menjual aset BLESS mereka untuk mengamankan hadiah yang telah diperoleh. Hal ini sejalan dengan penurunan harga BLESS yang terjadi di tengah acara, yang menunjukkan meredanya antusiasme terhadap token tersebut.
Faktor ketiga adalah pergeseran teknikal dan sentimen pasar. Harga BLESS menembus di bawah level support $0,075 yang sebelumnya teridentifikasi, membatalkan pola bullish "double bottom". Kondisi ini memicu para trader teknikal untuk keluar dari posisi mereka, yang semakin memperburuk aksi jual.
Indikator RSI (Relative Strength Index) dengan periode 14 berada di level 49,94, menunjukkan momentum netral. Kondisi ini membuka ruang bagi penurunan harga lebih lanjut sebelum mencapai kondisi jenuh jual (oversold).
Secara keseluruhan, penurunan harga BLESS mencerminkan momentum yang mendingin setelah periode spekulasi yang intens. Rotasi modal oleh para trader yang didorong oleh berbagai peristiwa juga turut mempercepat penurunan ini. Meskipun proyek BLESS memiliki potensi jangka panjang, risiko jangka pendek tampaknya masih mendominasi. Informasi ini dilansir dari kabartifa.id.
