Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - CRCLB Anjlok 6,5%, US$85 Jadi Benteng Pertahanan: Akankah Tergelincir ke US$80?
    Crypto

    CRCLB Anjlok 6,5%, US$85 Jadi Benteng Pertahanan: Akankah Tergelincir ke US$80?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini02-09-2026 - 19.24Tidak ada komentar5 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    CRCLB Anjlok 6,5%, US$85 Jadi Benteng Pertahanan: Akankah Tergelincir ke US$80?
    CRCLB Anjlok 6,5%, US$85 Jadi Benteng Pertahanan: Akankah Tergelincir ke US$80?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Koreksi Tajam CRCLB di Tengah Ketegangan Global dan Profit Taking

    KabarTifa.ID – 02 September 2026 | Tokenized bStocks Circle Internet Group, CRCLB, baru-baru ini mengalami koreksi tajam sebesar 6,55% dalam 24 jam, menembus level US$86,97. Penurunan ini jauh lebih dalam dibandingkan pelemahan pasar kripto secara keseluruhan, mengindikasikan adanya tekanan spesifik pada aset ini. Investor global dilaporkan tengah mengurangi eksposur terhadap aset berisiko akibat meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, kenaikan imbal hasil obligasi, serta kekhawatiran akan potensi kenaikan suku bunga acuan oleh Federal Reserve. Situasi ini turut memicu pertanyaan apakah CRCLB Jatuh 6,5%, US$85 jadi benteng pertahanan, atau justru berpotensi tergelincir lebih dalam ke level US$80.

    Saham Underlying Ikut Tertekan

    Lebih lanjut, penurunan CRCLB bukan semata-mata dipicu oleh sentimen pasar kripto. Saham Circle Internet Group (CRCL) yang menjadi aset dasar (underlying asset) juga terpantau anjlok 6,35% menjadi US$89,48 pada 1 September. Koreksi ini terjadi setelah saham CRCL sempat melonjak signifikan 9,65% sehari sebelumnya, mencapai US$95,55, bahkan sempat menyentuh level terendah US$88,11. Pola pergerakan serupa sebelumnya juga terlihat pada instrumen lain seperti TSLAB dan berbagai Tokenized Stocks lainnya, di mana pergerakan tajam pada saham underlying diikuti oleh penyesuaian pada token yang merepresentasikannya.

    Dari Reli ke Profit Taking: Siklus yang Terulang

    Data pasar menunjukkan bahwa koreksi tajam CRCLB terjadi hanya sehari setelah saham Circle mencatatkan kenaikan impresif. Pada 31 Agustus, saham CRCL melonjak dari US$87,14 menjadi US$95,55, didorong oleh kabar mengenai pembelian 35.192 lembar saham Circle oleh Ark Invest milik Cathie Wood senilai sekitar US$3,36 juta. Namun, euforia tersebut tidak bertahan lama. Perdagangan 1 September menyaksikan saham Circle kembali merosot ke US$89,48 dengan volume perdagangan mencapai sekitar 13,5 juta saham, bahkan sempat menyentuh US$88,11. Pergerakan CRCLB mencerminkan pola yang hampir identik, dengan Tokenized Stocks Circle naik sekitar 8,6% menjadi US$95 pada 31 Agustus, sebelum akhirnya jatuh sekitar 6,23% menjadi US$89,08 pada 1 September. Dengan demikian, pelemahan CRCLB lebih tepat diinterpretasikan sebagai kombinasi antara aksi ambil untung (profit taking) dari kenaikan saham Circle dan sentimen risk-off global, bukan semata-mata pelemahan dari pasar kripto.

    Faktor Makroekonomi Menambah Tekanan

    Kondisi makroekonomi global turut memperbesar tekanan pada aset berisiko, termasuk CRCLB. Bitcoin, sebagai aset kripto utama, juga mengalami pelemahan, bergerak menuju kisaran US$77.600 pada 2 September setelah sempat mencatatkan reli hampir 25% sepanjang Agustus. Pelemahan ini bertepatan dengan meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran serta kenaikan imbal hasil (yield) Treasury AS. Konflik di Timur Tengah berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dan meningkatkan kekhawatiran akan inflasi. Di sisi lain, imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun bergerak ke sekitar 4,81%, sementara probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September meningkat pasca komentar hawkish dari Ketua The Fed, Kevin Warsh. Situasi ini secara historis memberikan tekanan pada saham-saham growth, aset kripto, dan instrumen investasi berfluktuasi tinggi, menempatkan CRCLB pada posisi yang rentan karena nilainya terkait dengan saham Circle namun diperdagangkan melalui infrastruktur aset digital.

    Sentimen Fundamental Positif, Namun Profit Taking Mengambil Alih

    Menariknya, koreksi CRCLB terjadi di tengah sentimen fundamental yang cenderung positif bagi Circle. Selain pembelian saham oleh Ark Invest, analis Bernstein sebelumnya memberikan rating Outperform dengan target harga US$140, menyoroti potensi pertumbuhan di sektor stablecoin, pasar modal berbasis blockchain, dan pembayaran berbasis aset digital. Namun, pembelian institusional tidak serta merta menjamin kenaikan harga jangka pendek. Saham Circle sendiri telah menguat lebih dari 50% dalam sebulan sebelum koreksi terbaru. Setelah lonjakan 9,65% dalam satu sesi perdagangan pada 31 Agustus, aksi ambil untung menjadi risiko yang signifikan, menjelaskan mengapa CRCLB dapat turun tajam meski tidak ada berita fundamental negatif baru.

    Volume Perdagangan dan Potensi Pemulihan

    Volume perdagangan CRCLB dilaporkan turun sekitar 7,3% menjadi US$32,2 juta. Penurunan volume saat harga jatuh tidak selalu mengindikasikan agresivitas tekanan jual, melainkan bisa jadi menunjukkan minimnya minat pembeli untuk menyerap pasokan di tengah aksi profit taking. Aktivitas perdagangan CRCLB pada 1 September juga tercatat sedikit lebih rendah dibandingkan sesi reli sebelumnya. Rebound yang meyakinkan di masa mendatang akan sangat bergantung pada pemulihan harga yang disertai dengan peningkatan volume perdagangan. Untuk sementara, bias jangka pendek CRCLB cenderung bearish hingga netral pasca penurunan lebih dari 6%. Namun, koreksi saat ini belum menunjukkan kerusakan fundamental spesifik pada Circle. Tiga tekanan utama yang dihadapi adalah profit taking, kondisi makro risk-off, dan pelemahan pasar kripto.

    Katalis Jangka Menengah dan Kunci Support

    Di sisi lain, katalis fundamental jangka menengah masih tersedia. Peluncuran mainnet Arc, blockchain Layer-1 yang dikembangkan Circle untuk pasar keuangan dan pembayaran real-time, dijadwalkan pada 16 September 2026 dengan dukungan dari pemain besar seperti BlackRock, Mastercard, dan Visa. Selain itu, kemitraan strategis Circle sebagai Principal Partner dan partner depan jersey Chelsea FC untuk musim 2026/27 juga berpotensi memperluas eksposur global USDC dan Circle. Namun, seperti peluncuran Arc, sponsorship ini lebih merupakan cerita bisnis jangka menengah dan tidak serta merta menghilangkan tekanan valuasi saham dalam jangka pendek. Untuk jangka pendek, level US$85 menjadi area support penting bagi CRCLB, yang sebelumnya telah beberapa kali menjadi pijakan di akhir Agustus. Jika pembeli kembali muncul di sekitar level ini dan Bitcoin mulai stabil, CRCLB berpotensi membentuk konsolidasi di kisaran US$85-US$93. Level US$90 akan menjadi target pertama yang perlu direbut kembali sebelum mencoba menembus US$95. Namun, jika tekanan risk-off berlanjut dan CRCLB menembus US$85 secara meyakinkan, support psikologis berikutnya berada di sekitar US$80, level yang tidak jauh dari area perdagangan CRCLB pada pertengahan Agustus. Dengan demikian, CRCLB Jatuh 6,5%, US$85 jadi benteng pertahanan, namun potensi penurunan ke US$80 tetap terbuka jika sentimen negatif berlanjut.

    Jika saham Circle kembali pulih dan Bitcoin mampu merebut kembali level US$78.000-US$80.000, tekanan terhadap CRCLB dapat mereda. Sebaliknya, kehilangan US$85 di tengah memburuknya kondisi makro dapat membuka koreksi yang lebih dalam menuju US$80. Untuk saat ini, penurunan CRCLB lebih terlihat sebagai koreksi aset underlying yang diperbesar oleh kondisi risk-off global, bukan hilangnya fundamental utama perusahaan. CRCLB Jatuh 6,5%, US$85 jadi benteng pertahanan, namun pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada sentimen pasar global dan performa saham Circle sendiri.

    Circle Internet Group CRCLB Pasar Kripto Tokenized Stocks
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleGejolak AS-Iran Guncang Pasar Kripto: Bitcoin Merana, Altcoin AI Melambung Tinggi!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Gejolak AS-Iran Guncang Pasar Kripto: Bitcoin Merana, Altcoin AI Melambung Tinggi!

    02-09-2026 - 16.02
    Crypto

    XRP Tergelincir! Analisa Harga XRP Hari Ini: Turun 3%, Gagal Bertahan di $1,40 Picu Aksi Jual

    02-09-2026 - 12.31
    Crypto

    ETH Menggebrak Lagi! Ethereum Kejar $2.500, Momentum Pemulihan Menguat Tajam

    02-09-2026 - 08.54
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.