KabarTifa- Harga Dogecoin (DOGE) kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan investor kripto setelah mengalami penurunan tajam selama empat minggu berturut-turut. Mata uang kripto berbasis meme ini kini berada di level terendahnya sejak April, memicu kekhawatiran sekaligus harapan akan potensi pembalikan arah.
Sentimen pasar kripto secara umum memang sedang kurang baik, dan Dogecoin menjadi salah satu yang paling terpukul, dengan penurunan lebih dari 70% dari puncak yang dicapai pada Desember lalu. Namun, pekan ini bisa menjadi momen krusial bagi DOGE, menentukan apakah akan terjadi rebound atau justru penurunan lebih lanjut.

Salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi pergerakan harga Dogecoin adalah peluncuran GDOG ETF oleh Grayscale, yang akan diikuti oleh ETF DOGE lainnya dari perusahaan seperti 21Shares. Secara teori, ETF ini akan memudahkan investor institusional dan ritel di Amerika Serikat untuk berinvestasi dalam Dogecoin tanpa harus membeli token secara langsung.
Namun, pertanyaan besar yang muncul adalah: seberapa besar minat investor terhadap ETF Dogecoin? Contoh sebelumnya, REX-Osprey DOGE ETF, yang telah diluncurkan sejak September, hanya berhasil mengumpulkan aset kelolaan sebesar 24 juta dolar AS, angka yang terbilang kecil. Kinerja ETF Litecoin serupa juga tidak terlalu menggembirakan, dengan Canary Litecoin ETF hanya menarik sekitar 7 juta dolar AS.
Data terbaru menunjukkan bahwa minat terhadap derivatif Dogecoin juga mengalami penurunan drastis. Open interest futures DOGE anjlok ke 1.1 miliar dolar AS, level terendah sejak November tahun lalu, jauh dari puncak tahun ini yang mencapai 6 miliar dolar AS. Hal ini mengindikasikan bahwa trader besar mulai mengurangi eksposur mereka di pasar Dogecoin.
Secara teknikal, grafik mingguan menunjukkan bahwa Dogecoin telah jatuh dari 0.3075 dolar AS pada September menjadi sekitar 0.1423 dolar AS. Level ini penting karena merupakan area triple-bottom yang dapat memberikan support kuat. Namun, jika DOGE menembus di bawah area tersebut, harganya berpotensi jatuh menuju level psikologis 0.10 dolar AS, sekitar 30% lebih rendah dari posisi saat ini.
Peluncuran GDOG ETF dapat memicu sentimen positif jangka pendek. Namun, mengingat minimnya minat pada ETF DOGE sebelumnya, ekspektasi harus tetap realistis. Investor perlu memantau dengan cermat apakah peluncuran ETF ini akan benar-benar menarik minat investor baru atau hanya menjadi euforia sesaat.
Pekan ini akan menjadi momen penentu bagi Dogecoin. Investor perlu memperhatikan apakah harga mampu bertahan di atas level support 0.14 dolar AS dan apakah peluncuran GDOG ETF akan memicu minat beli yang signifikan. Pasar sedang menunggu, dan Dogecoin siap membuat kejutan besar, entah ke arah atas maupun bawah.
Editor: BobonSyah
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

