Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Dogecoin di Ambang Kejatuhan? Target $0,115 Menanti!
    Crypto

    Dogecoin di Ambang Kejatuhan? Target $0,115 Menanti!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini20-12-2025 - 05.15Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Dogecoin di Ambang Kejatuhan? Target $0,115 Menanti!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Editor: BobonSyah

    KabarTifa- Dogecoin (DOGE), aset kripto yang populer, kembali menghadapi tekanan jual yang signifikan di pasar. Analisis terbaru menunjukkan bahwa DOGE kesulitan menarik minat beli yang kuat, sementara dominasi penjual semakin terasa di berbagai aspek, mulai dari indikator teknikal, pasar derivatif, hingga aktivitas spot. Kondisi ini memicu kekhawatiran akan potensi penurunan harga lebih lanjut, dengan sejumlah analis memprediksi target ambles hingga US$0,115.

    Dogecoin di Ambang Kejatuhan? Target $0,115 Menanti!,115 Menanti!” />
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    Struktur pasar DOGE saat ini mengindikasikan fase distribusi, bukan akumulasi. Situasi ini membuat para pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati, mengingat pergerakan harga Dogecoin yang terus berada di bawah level-level teknikal penting.

    Struktur Harga Melemah, Tekanan Jual Berlanjut

    Dalam kerangka waktu 4 jam, Dogecoin secara konsisten membentuk pola lower high dan lower low, menandakan tren penurunan yang jelas. Harga DOGE telah menembus level Fibonacci 0,382 di sekitar US$0,134, memicu gelombang tekanan jual yang mendorongnya menuju area Fibonacci 0,236 di US$0,1286. Bahkan, DOGE sempat menyentuh angka US$0,125, menunjukkan minimnya permintaan beli di level tersebut.

    Lebih lanjut, harga DOGE saat ini bergerak di bawah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 20, 50, 100, dan 200, sebuah konfigurasi yang secara tegas mencerminkan momentum bearish yang masih sangat dominan. Indikator Supertrend juga terus mengumandangkan sinyal negatif, semakin memperkuat sentimen jual di pasar.

    Menurut laporan dari Coinedition, area dukungan terdekat bagi DOGE berada di kisaran US$0,1250 hingga US$0,1235. Namun, level US$0,120 dianggap sebagai titik psikologis dan struktural yang sangat krusial. Jika level ini gagal dipertahankan, Dogecoin berpotensi besar untuk melanjutkan penurunannya menuju area US$0,115.

    Di sisi lain, area resistensi jangka pendek terletak di US$0,1300 hingga US$0,1327. Untuk meredam tekanan jual dan memulai pemulihan, pembeli harus berhasil mendorong harga kembali di atas US$0,134. Sementara itu, zona US$0,1383 hingga US$0,1427 masih menjadi area pasokan yang kuat dan sulit ditembus.

    Open Interest Futures Anjlok, Sinyal Deleveraging

    Dinamika pasar derivatif juga memberikan gambaran yang mengkhawatirkan. Data open interest (OI) Dogecoin, yang sebelumnya melonjak drastis saat harga reli, kini mengalami penurunan signifikan. Dari puncaknya yang sempat di atas US$4 miliar, OI anjlok tajam hingga sekitar US$1,27 miliar.

    Penurunan drastis ini mengindikasikan fase deleveraging, di mana para trader mengurangi posisi berisiko mereka dan memilih untuk menunggu arah pasar yang lebih jelas. Kondisi ini selaras dengan pergerakan harga DOGE yang cenderung melemah dalam beberapa waktu terakhir.

    Arus Spot Perkuat Sentimen Bearish

    Data arus masuk dan keluar di pasar spot juga mendukung sentimen bearish yang dominan. Net outflow (arus keluar bersih) seringkali muncul bersamaan dengan penurunan harga, termasuk saat DOGE diperdagangkan di sekitar US$0,125.

    Pola ini menunjukkan adanya distribusi aset oleh para pelaku pasar, bukan akumulasi. Meskipun sesekali terjadi inflow (arus masuk), respons harga yang tidak konsisten mengindikasikan bahwa peluang pemulihan jangka pendek masih sangat terbatas.

    Prospek Harga Dogecoin ke Depan

    Dalam jangka pendek, arah harga Dogecoin akan sangat bergantung pada kemampuan pembeli untuk mempertahankan level dukungan krusial di US$0,125. Tekanan harga yang terus berada di bawah area resistensi mengisyaratkan potensi peningkatan volatilitas.

    Jika DOGE berhasil menembus dan bertahan di atas US$0,134, peluang pemulihan menuju area US$0,138 hingga US$0,142 terbuka. Namun, lemahnya minat beli di pasar spot dan menurunnya aktivitas derivatif meningkatkan risiko penurunan lanjutan.

    Apabila level dukungan US$0,120 gagal dipertahankan, Dogecoin berpotensi besar untuk melanjutkan tren bearish menuju US$0,115. Saat ini, DOGE berada di titik yang sangat krusial, dengan volume perdagangan dan keyakinan pasar menjadi penentu utama arah pergerakan selanjutnya, seperti yang dilansir oleh KabarTifa.id.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleCuan Maksimal! 3 Altcoin Pasar Modal Internal Meroket!
    Next Article SOL Terjun Bebas? Badai Sempurna Hantam Solana!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    XRP Siap Meledak? Target US$3 Setelah Koreksi!

    10-01-2026 - 19.45
    Crypto

    Sinyal Emas Solana: $156 di Depan Mata!

    10-01-2026 - 19.30
    Crypto

    Dogecoin Terjun Bebas! Support Krusial Ini Kunci Selamat?

    10-01-2026 - 19.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.