KabarTifa- Analis teknikal ternama, Justin Bennett, melihat potensi bullish kuat pada Ethereum (ETH). Setelah sukses melewati uji coba support US$ 2.400 pada Kamis dan Jumat, ETH menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang signifikan. Bennett menekankan pentingnya mempertahankan level US$ 2.480 di time frame harian sebagai kunci untuk melanjutkan tren kenaikan. Jika berhasil, target selanjutnya berada di kisaran US$ 2.680 hingga US$ 2.740, menurut analis tersebut. Grafik yang dibagikan Bennett menunjukkan pola pemantulan kuat setelah koreksi tajam dari zona likuiditas sekitar US$ 2.734.
Bennett menggambarkan struktur harga ETH saat ini sebagai "bersih," menunjukkan potensi swing trade yang menarik selama volatilitas tetap terjaga. Secara teknikal, ETH masih berkonsolidasi dalam range US$ 2.360 hingga US$ 2.734. Hal ini diperkuat oleh pengamatan analis lain, "Crypto Rover," yang menyebut pemantulan ETH sebagai "perfect bounce," mengindikasikan potensi reversal besar.

Data dari CoinGecko menunjukkan ETH diperdagangkan sekitar US$ 2.450 pada pukul 10:00 AM UTC, naik 4,2 persen dalam 24 jam terakhir. Lonjakan ini terjadi setelah penurunan ke US$ 2.320 pada 6 Juni pukul 15:00 UTC. Volume perdagangan spot ETH juga meningkat 28 persen, menembus US$ 18 miliar selama fase rebound ini. Kenaikan ETH sejalan dengan pergerakan Bitcoin (BTC) yang naik 3,5 persen ke US$ 68.500. Data on-chain pun mendukung sentimen bullish ini.
Meskipun menunjukkan potensi positif, investor tetap perlu berhati-hati. Pasar kripto dikenal dengan volatilitasnya yang tinggi. Oleh karena itu, riset mendalam sangat penting sebelum melakukan investasi. KabarTifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang dialami pembaca. Semua informasi yang disajikan bertujuan edukatif dan bukan sebagai saran investasi.
