KabarTifa- Harga Ethereum (ETH) menunjukkan sinyal pemulihan dengan kenaikan 2,88% dalam 24 jam terakhir, mencapai level $3.433,84. Kenaikan ini menjadi angin segar bagi investor setelah periode penurunan yang cukup signifikan.
Kapitalisasi pasar Ethereum saat ini berada di angka $414,45 miliar, dengan volume perdagangan 24 jam mencapai $38,63 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa minat terhadap Ethereum masih tinggi di tengah volatilitas pasar kripto global.

Meskipun ada kenaikan harian, Ethereum masih menghadapi tantangan. Dalam 30 hari terakhir, ETH mencatat penurunan 26,72%, dan 20,06% dalam 60 hari terakhir. Tekanan jual ini sebagian besar disebabkan oleh peralihan aset ke Bitcoin setelah dominasi BTC naik di atas 60%, serta kekhawatiran makroekonomi yang mendorong aksi ambil untung.
Secara teknikal, Ethereum berhasil bertahan di atas level support $3.275,93, yang telah diuji beberapa kali dalam seminggu terakhir. Level ini krusial untuk mencegah penurunan lebih lanjut menuju $3.100. Resistensi terdekat berada di antara $3.480-$3.500. Jika berhasil ditembus, ETH berpotensi naik menuju target $3.650-$3.700 dalam jangka pendek.
Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di zona netral, menunjukkan potensi kenaikan lebih lanjut. Sementara itu, Moving Average Convergence Divergence (MACD) mulai memberikan sinyal positif, mengindikasikan potensi pembalikan tren jangka pendek.
Data on-chain menunjukkan aktivitas jaringan Ethereum tetap kuat. Jumlah transaksi harian dan volume stablecoin berbasis ERC-20 tetap tinggi, menandakan bahwa jaringan ini masih menjadi pusat aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Selain itu, jumlah ETH yang di-stake terus meningkat, dengan lebih dari 36 juta ETH terkunci dalam kontrak staking.
Analis on-chain mencatat bahwa rasio MVRV (Market Value to Realized Value) Ethereum berada di sekitar 1,5, level yang seringkali mendahului potensi pembalikan bullish. Ini menunjukkan bahwa tekanan jual mulai mereda, dengan banyak investor memilih untuk mempertahankan posisi mereka.
Kenaikan harga ETH juga dipengaruhi oleh pemulihan sentimen pasar kripto secara keseluruhan, yang mencatat kenaikan rata-rata 2,2% dalam 24 jam terakhir. Bitcoin (BTC) memimpin reli ini, memberikan ruang bagi altcoin seperti Ethereum untuk ikut naik.
Namun, kekhawatiran tentang kebijakan suku bunga AS dan ketidakpastian ekonomi global masih membatasi momentum jangka menengah. Pelaku pasar institusional cenderung berhati-hati sebelum melakukan ekspansi posisi besar, menunggu kejelasan dari pasar makro dan perkembangan ETF Ethereum spot.
Dalam jangka pendek, Ethereum perlu mempertahankan support $3.275 untuk melanjutkan tren positif. Penutupan harian di atas $3.480 akan memperkuat sinyal bullish dan membuka peluang menuju zona $3.650-$3.700. Sebaliknya, jika ETH gagal bertahan di atas support tersebut, koreksi lanjutan menuju $3.150-$3.000 mungkin terjadi.
Investor juga perlu memperhatikan perkembangan aktivitas DeFi, volume NFT, dan arus masuk dana institusional, yang seringkali menjadi indikator perubahan tren Ethereum.
Kenaikan 2,88% dalam 24 jam terakhir memberikan harapan bahwa pasar mulai merespons positif terhadap kondisi oversold Ethereum. Meskipun volatilitas jangka pendek masih tinggi, fundamental jaringan tetap kuat, didukung oleh pertumbuhan staking dan adopsi ekosistem yang berkelanjutan. Jika momentum ini berlanjut, Ethereum berpotensi mengonfirmasi rebound teknikal menuju kisaran $3.650-$3.700 dalam beberapa hari ke depan. Namun, pelaku pasar disarankan untuk tetap berhati-hati mengingat kondisi makroekonomi dan arus modal global yang masih berfluktuasi.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi. Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi, dan keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian yang mungkin timbul akibat investasi kripto.

