KabarTifa- Di tengah tekanan pasar kripto global yang masih bergejolak, Pi Network (PI) justru menunjukkan sinyal positif. Dalam 24 jam terakhir, harga PI tercatat naik 2,65%. Kenaikan ini menjadi angin segar setelah sebelumnya PI mengalami pelemahan hingga lebih dari 14% dalam sepekan dan 16% dalam 30 hari terakhir.
Kenaikan harga PI ini sejalan dengan penguatan pasar kripto global yang secara rata-rata tumbuh +2,22% dalam periode yang sama. Namun, para analis mengingatkan bahwa kenaikan ini lebih bersifat technical rebound dan belum bisa diartikan sebagai awal dari tren bullish jangka panjang.

Sentimen pasar terhadap Pi Network masih beragam. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan teknologi internal, serta faktor eksternal seperti likuiditas yang terbatas dan penantian Open Mainnet yang belum juga terealisasi.
Momentum Positif dari Devnet 2.0
Peluncuran Devnet 2.0 oleh Pi Squared pada 5 November 2025 menjadi salah satu katalis positif. Proyek terafiliasi ini mengklaim mampu memproses hingga 150.000 transaksi per detik (TPS), dengan target ambisius mencapai 1 juta TPS pada tahun 2026. Pembaruan ini memperkenalkan dua komponen utama, yaitu Omni Layer dan OmniSwap.
Meskipun Pi Squared merupakan entitas terpisah dari jaringan utama Pi Network, kemiripan branding dan fokus pada skalabilitas membuat investor melihat upgrade ini sebagai pendorong kepercayaan terhadap ekosistem Pi secara keseluruhan.
Analis menilai, klaim performa tinggi Devnet 2.0 berpotensi menarik perhatian pengembang DeFi yang mencari jaringan dengan biaya rendah dan throughput besar. Jika adopsi OmniSwap meningkat, efek domino positif bisa menguatkan fundamental PI di pasar kripto.
100 Juta Unduhan: Aset Strategis Jangka Panjang
Pi Network juga mencatat pencapaian signifikan dengan menembus 100 juta unduhan di Google Play Store, melampaui platform besar seperti Coinbase dan Crypto.com. Aplikasi ini mempertahankan rating 4,5 bintang, menunjukkan minat dan kepuasan pengguna yang masih tinggi.
Namun, pencapaian ini belum sepenuhnya berdampak pada harga token PI, mengingat jaringan masih beroperasi dalam enclosed mainnet. Artinya, pengguna belum bisa memperdagangkan PI di bursa kripto besar seperti Binance atau Coinbase. Keterbatasan ini diperparah dengan kendala KYC (Know Your Customer) dan proses migrasi wallet yang lambat.
Meski begitu, angka pengguna aktif yang besar tetap menjadi aset strategis jangka panjang, menandakan potensi adopsi massal setelah jaringan dibuka sepenuhnya.
Analisis Teknikal: Rebound dari Support Kuat
Secara teknikal, harga PI memantul dari level support psikologis $0,20, yang telah diuji sejak Mei 2025. Indikator Relative Strength Index (RSI 14) berada di level 44,78, menunjukkan kondisi netral, sementara MACD mulai memperlihatkan sinyal bullish crossover.
Namun, PI masih bergerak di bawah rata-rata pergerakan 30 hari (SMA30) sebesar $0,222 dan menghadapi resistensi kuat di zona $0,225-$0,23 (Fibonacci 23,6%). Jika gagal menembus level tersebut, potensi tekanan jual kembali meningkat.
Waspada Risiko Fundamental
Meskipun ada sinyal positif dari sisi teknologi, sejumlah faktor risiko fundamental masih membayangi, seperti penundaan Open Mainnet yang terus berlanjut, ketidakpastian jadwal distribusi token PI kepada pengguna, dan potensi aksi jual besar-besaran setelah token di-unlock.
Para analis memperkirakan bahwa harga PI bisa kembali terkoreksi jika tekanan dari unlock token tidak diimbangi oleh peningkatan permintaan baru.
Optimisme Hati-Hati
KabarTifa- Kenaikan 2,65% dalam 24 jam terakhir menandai adanya rebound teknikal dan peningkatan sentimen komunitas terhadap Pi Network. Namun, fundamental jangka pendek masih menunjukkan risiko tinggi, terutama akibat ketidakpastian peluncuran mainnet terbuka dan potensi tekanan dari distribusi token mendatang.
Untuk saat ini, zona $0,20 tetap menjadi support utama, sementara $0,225 menjadi level kunci untuk mengonfirmasi potensi pembalikan tren bullish. Apabila PI mampu menembus resistensi tersebut, momentum positif bisa berlanjut hingga kisaran $0,25-$0,27. Namun, jika gagal bertahan di atas $0,20, pasar berpotensi kembali tertekan.

