KabarTifa- Ethereum (ETH), aset kripto nomor dua di dunia, kembali menunjukkan taringnya di pasar. Data terbaru dari kabartifa.id pada Minggu (19/10) menunjukkan harga Ethereum menyentuh $3.902,79 per ETH, melonjak +1,5% dalam 24 jam terakhir.
Dengan kapitalisasi pasar mencapai $471,06 miliar USD dan volume perdagangan harian $22,94 miliar USD, Ethereum semakin mengukuhkan posisinya sebagai tulang punggung utama dalam ekosistem DeFi (Decentralized Finance), NFT, dan Web3. Kenaikan harga ini menandakan pulihnya kepercayaan pasar terhadap Ethereum setelah sempat mengalami koreksi tajam dalam beberapa minggu terakhir.

Dalam 24 jam terakhir, ETH sempat menyentuh titik terendah di $3.854,65 sebelum akhirnya melesat ke level tertinggi $3.927,25. Pergerakan ini mengindikasikan adanya aktivitas pembelian yang kuat di area support, terutama dari investor institusional dan pelaku pasar jangka menengah.
Meskipun performa bulanan Ethereum masih menunjukkan penurunan -14,39% dalam 30 hari terakhir, namun secara kuartalan, ETH mencatatkan kenaikan +3,73% dalam 90 hari terakhir. Ini menandakan adanya pemulihan bertahap setelah fase konsolidasi di bawah $3.800 yang sempat menekan harga sejak September. Dengan jumlah sirkulasi 120,70 juta ETH, Ethereum tetap menjadi aset kripto paling likuid dan paling banyak digunakan di ekosistem blockchain.
Lonjakan harga ETH dalam 24 jam terakhir dipicu oleh beberapa faktor fundamental dan teknikal. Peningkatan aktivitas di sektor DeFi dan Layer-2, seperti Aave, Lido, dan Uniswap, turut mendorong permintaan gas fee dan transaksi di jaringan Ethereum. Selain itu, kenaikan volume staking Ethereum pasca "The Merge" juga mengurangi pasokan likuid di pasar.
Minat investor institusional juga menjadi faktor penting dalam penguatan ETH. Peluncuran produk ETF berbasis Ethereum di beberapa negara Asia dan Eropa memicu arus modal baru ke aset ini. Secara teknikal, area $3.850 menjadi support penting yang berhasil bertahan dalam beberapa pekan terakhir. Resistance terdekat berada di sekitar $3.950-$4.000, dan jika berhasil ditembus, target psikologis berikutnya berada di $4.100-$4.200.
Banyak analis memperkirakan Ethereum berpotensi memasuki fase pemulihan menuju akhir 2025. Kombinasi antara kekuatan fundamental, aktivitas on-chain yang meningkat, dan dukungan komunitas developer menjadikan ETH sebagai aset digital paling relevan setelah Bitcoin. Jika tren positif di sektor DeFi dan staking berlanjut, Ethereum berpotensi menembus kembali level $4.000 dalam waktu dekat, membuka jalan menuju retest rekor tertinggi $4.953 dalam jangka menengah.
Kenaikan harga Ethereum (ETH) ke $3.902,79 hari ini menjadi sinyal kuat bahwa pasar mulai kembali optimistis terhadap ekosistem blockchain terbesar kedua di dunia ini. Dengan dukungan dari aktivitas DeFi, staking, dan minat institusional, ETH kembali menunjukkan daya tahannya sebagai aset digital utama dan fondasi inovasi Web3. Bagi investor jangka panjang, momentum ini dapat menjadi peluang strategis untuk kembali mengakumulasi ETH sebelum potensi reli lanjutan menuju akhir tahun.

