Close Menu
    FacebookX (Twitter)Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    FacebookX (Twitter)InstagramPinterestVimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Ethereum Meledak Lagi? Sinyal Bullish Kuat Terdeteksi!
    Crypto

    Ethereum Meledak Lagi? Sinyal Bullish Kuat Terdeteksi!

    Tifa AnggrainiByTifa Anggraini06-03-2026 - 19.15Tidak ada komentar3 Mins Read
    Share FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Ethereum Meledak Lagi? Sinyal Bullish Kuat Terdeteksi!
    Share
    FacebookTwitterLinkedInPinterestEmail

    KabarTifa- Mata uang kripto Ethereum (ETH) kembali menunjukkan taringnya, melesat menembus level US$2.200 dalam sesi perdagangan terkini. Kenaikan signifikan ini menandai pemulihan impresif setelah sebelumnya sempat terperosok di bawah US$1.800, mencapai titik terendah dalam beberapa waktu terakhir.

    Para analis pasar kripto kini mulai melihat formasi tren kenaikan yang solid, menyusul pemulihan ETH sekitar 25% dari palung harganya. Kendati demikian, keberlanjutan momentum bullish ini sangat bergantung pada kemampuan Ether untuk mempertahankan posisinya di atas level support krusial, yakni sekitar US$2.100.

    Ethereum Meledak Lagi? Sinyal Bullish Kuat Terdeteksi!
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    Permintaan ETH Mulai Kembali Menguat

    Berdasarkan laporan dari Cointelegraph yang mengutip data dari CryptoQuant, tekanan jual di pasar derivatif Ethereum terpantau mulai mereda. Indikator "net taker volume," yang mengukur ketidakseimbangan antara aktivitas beli dan jual di pasar derivatif, kini kembali menunjukkan angka positif setelah hampir dua bulan berada di zona negatif. Perubahan ini mengindikasikan bahwa volume pembelian mulai mendominasi tekanan jual.

    MorenoDV_, seorang analis dari CryptoQuant, menyoroti bahwa pergeseran dari tekanan jual yang berkepanjangan ke wilayah positif sering kali menjadi prekursor bagi reli jangka pendek, didorong oleh short covering dan peningkatan likuiditas pasar. "Perubahan dari tekanan jual berkepanjangan ke wilayah positif sering kali mendahului reli rebound setelah periode penjualan besar," tulisnya.

    Investor AS Kembali Berburu Ether

    Penguatan permintaan terhadap ETH juga tercermin dari lonjakan Coinbase Premium Index, yang kini mencapai level yang terakhir terlihat pada akhir tahun lalu. Indikator ini, yang sebelumnya berada di wilayah negatif selama beberapa bulan, kini positif, menandakan peningkatan signifikan tekanan beli dari investor di Amerika Serikat.

    Analis CryptoQuant lainnya, CW8900, menegaskan bahwa kenaikan indeks ini merupakan sinyal vital bagi potensi kelanjutan reli harga Ether. "Jika Coinbase Premium terus menguat, reli harga ETH berpotensi semakin intens," ujarnya. Selain itu, produk ETF Ether spot juga mencatat arus masuk dana yang substansial, dengan US$169,4 juta pada Rabu, menunjukkan kembalinya minat investor institusional terhadap aset digital ini.

    Level Harga Kunci yang Dipantau Analis

    Meskipun menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang menjanjikan, para analis tetap memantau ketat beberapa level harga kunci yang akan menentukan arah pergerakan ETH selanjutnya. Menurut analis Crypto Patel, support utama yang harus dipertahankan berada di sekitar US$1.750. Apabila level ini gagal dipertahankan, tekanan bearish berpotensi kembali mendominasi pasar.

    Sebaliknya, jika momentum kenaikan berhasil dipertahankan, ETH memiliki peluang untuk menyentuh kisaran US$2.500 hingga US$2.600 dalam jangka menengah. Beberapa analis lain bahkan menyebutkan bahwa jika harga mampu bertahan di atas US$2.100 setelah koreksi jangka pendek, Ether dapat membuka jalan menuju US$3.400. Penutupan harga harian di atas US$2.100 juga dinilai krusial, karena dapat membuka jalur menuju level rata-rata pergerakan 50 hari di sekitar US$2.381, yang sering menjadi indikasi berakhirnya fase koreksi.

    Tim Riset Tokocrypto menambahkan bahwa dominasi seller mulai memudar, yang biasanya menjadi awal dari short covering rally. Mereka menekankan US$2.100 sebagai support krusial; jika bertahan, target berikutnya adalah US$2.500-$2.600. "Divergensi bullish pada Coinbase Premium adalah sinyal kuat bahwa institusi AS mulai ‘berbelanja’ lagi di harga diskon," demikian analisis mereka.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi sepenuhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi dan bukan ajakan untuk menjual atau membeli.

    Editor: BobonSyah

    Share.FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrEmail
    Previous ArticleKiamat Altcoin? 38% Dekati Rekor Terendah!
    Next Article Solana Menggila! Jaringan Aktif, Harga Melonjak 14%
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Geger! Visa Gandeng Polygon, Revolusi Pembayaran Global?

    30-04-2026 - 13.15
    Crypto

    Pi Network Terjun Bebas! Ancaman Makro Hantui Kripto?

    30-04-2026 - 13.00
    Crypto

    LINK Terjepit! Akankah Tembus $10 atau Jatuh ke $8?

    30-04-2026 - 05.15
    Add A Comment
    Leave A ReplyCancel Reply

    FacebookX (Twitter)InstagramPinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.